Jakarta, IDN Times - Ancaman keamanan siber terhadap perempuan dan anak di Indonesia dinilai semakin serius. Indonesia Women in Cyber Security (IWCS) menegaskan komitmennya memperluas edukasi literasi digital di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber di ruang digital.
Perayaan ulang tahun ke-5 IWCS bertepatan dengan momentum Hari Kartini melalui agenda Kartini Digital di IDN HQ, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Organisasi ini menekankan keamanan digital merupakan hak dasar setiap pengguna internet, terutama kelompok rentan.
Founder IWCS, Eva Noor, menyebut literasi digital harus menjangkau lebih banyak perempuan agar mereka tidak menjadi korban di ruang siber.
"Kita punya satu keyakinan bahwa keamanan digital itu bukan hanya urusan segelintir orang, tapi sesuatu yang harus dipahami oleh lebih banyak perempuan," ujar Eva Noor dalam sambutannya.
