Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggota DPR PDIP Dorong Investigasi Menyeluruh Tabrakan Kereta di Bekasi
Kecelakaan KRL dengan KA Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026) (IDN Times/Aryodamar)
  • Edi Purwanto dari PDIP mendesak investigasi menyeluruh atas tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur serta menekankan prioritas penanganan korban secara cepat dan tepat.
  • Presiden Prabowo menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi dan mengungkap masih ada sekitar 1.800 pelintasan kereta tanpa palang pintu yang perlu segera diselesaikan demi keselamatan publik.
  • Prabowo menyetujui pembangunan flyover di pelintasan Bekasi untuk meningkatkan keamanan, menegaskan proyek ini akan segera direalisasikan dengan dukungan pemerintah pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
27 April 2026

Tabrakan terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KRL Cikarang arah Jakarta dan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden bermula saat KRL menabrak taksi di perlintasan tanpa palang pintu, lalu ditabrak oleh kereta jarak jauh tersebut.

28 April 2026

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi dan menyebut masih ada 1.800 pelintasan kereta tanpa palang di Jawa. Ia juga menyetujui pembangunan flyover di pelintasan Bekasi untuk meningkatkan keselamatan. Hingga hari ini, tercatat 15 orang meninggal dunia dan lebih dari 80 luka-luka.

29 April 2026

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Edi Purwanto menyampaikan belasungkawa dan mendorong investigasi menyeluruh atas tabrakan kereta di Bekasi. Ia meminta penanganan korban diprioritaskan serta operasional kereta segera dipulihkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Tabrakan terjadi antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan lebih dari 80 orang luka-luka.
  • Who?
    Insiden melibatkan penumpang kedua kereta, sementara Edi Purwanto dari Fraksi PDIP mendorong investigasi menyeluruh, dan Presiden Prabowo Subianto meninjau korban di RSUD Kota Bekasi.
  • Where?
    Kecelakaan berlangsung di area Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, termasuk perlintasan tanpa palang pintu yang menjadi lokasi awal kejadian.
  • When?
    Kejadian terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Peninjauan korban oleh Presiden dilakukan pada Selasa, 28 April 2026, dan pernyataan lanjutan disampaikan Rabu, 29 April 2026.
  • Why?
    Kecelakaan bermula saat KRL Cikarang arah Jakarta menabrak taksi di perlintasan tanpa palang pintu. Kondisi itu menghambat perjalanan hingga akhirnya ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.
  • How?
    KRL yang berhenti akibat tabrakan dengan taksi tertabrak dari belakang oleh KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua kereta tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, satu kereta Argo Bromo Anggrek dan satu KRL. Banyak orang luka dan ada yang meninggal. Pak Edi dari DPR bilang semua korban harus cepat ditolong dan diselidiki kenapa bisa tabrakan. Pak Prabowo datang ke rumah sakit, dia mau bikin jalan layang biar nanti lebih aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Respons cepat dari berbagai pihak setelah tabrakan kereta di Bekasi menunjukkan kepedulian dan keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan publik. Dorongan investigasi menyeluruh, prioritas penanganan korban, serta persetujuan pembangunan flyover mencerminkan langkah konkret untuk memperbaiki sistem transportasi dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Edi Purwanto, mendorong investigasi menyeluruh pada tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam. Edi juga menyampaikan duka cita terhadap para korban.

“Tentu saya mengucapkan belasungkawa terhadap seluruh korban terutama yang meninggal dunia, semoga keluarga diberi ketabahan, tentu ini kejadian yang sama-sama tidak kita inginkan,”ujar Edi dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/4/2026).

1. Dorong korban ditangani dengan baik

Petugas gabungan sedang mengevakuasi korban kecelakaan KRL dan kereta cepat jarak jauh Argo Bromo Anggrek 4 di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). (IDN Times/Imam Faishal)

Edi juga meminta agar seluruh korban bisa ditangani dengan baik. Dia mengatakan, penanganan para korban harus mendapat prioritas utama.

“Keselamatan dan penanganan korban harus menjadi prioritas utama. Pastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang cepat dan tepat,” ujar dia.

Menurut diq, langkah cepat dalam menginvestigasi penyebab kecelakaan harus dilakukan. Dia juga berharap, operasional kereta api bisa segera pulih agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal.

“Langkah cepat diperlukan untuk memulihkan operasional dan memastikan seluruh perjalanan kereta dapat kembali berjalan optimal dan aman bagi masyarakat,” kata dia.

Dia mengatakan, Komisi V DPR RI juga terus memonitor proses penanganan para korban. Edi berharap, peristiwa ini bisa menjadi evaluasi agar kecelakaan serupa tidak lagi terjadi.

2. Prabowo sebut ada 1.800 pelintasan kereta tak berpalang

Presiden Prabowo Subianto datangi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk sejumlah korban kecelakaan kereta Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa (28/4/2026) juga sudah menjenguk para korban kereta yang dirawat di RSUD Kota Bekasi. Usai menjenguk korban, Prabowo mengatakan, masih ada 1.800 pelintasan kereta api di Jawa tanpa palang pintu.

"Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda, ya berapa puluh tahun saya kira kita akan selesaikan semua itu," ujar Prabowo.

3. Prabowo setuju bangun flyover di pelintasan Bekasi

Presiden Prabowo Subianto datangi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk sejumlah korban kecelakaan kereta Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Prabowo juga setuju usulan untuk membangun flyover di pelintasan Bekasi. Tujuannya, demi keselamatan masyarakat.

"Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan lintasan kereta api banyak yang tidak dijaga. Kita sudah akan atasi pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya,dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak dan saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," kata Prabowo.

Diberitakan, tabrakan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden bermula saat KRL Cikarang arah Jakarta menabrak taksi yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL lainnya arah Jakarta-Cikarang yang ada di Stasiun Bekasi Timur terhambat sehingga rangkaian KRL tersebut belum melaju. Nahas, rangkaian KRL itu ditabrak oleh Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi sehingga kecelakaan pun tak dapat dihindari.

Hingga Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan kereta sebanyak 15 orang dan lebih dari 80 orang luka-luka.

Editorial Team