ilustrasi imsak (freepik.com/wirestock)
Imsakiyah adalah jadwal yang memuat waktu-waktu penting selama bulan Ramadan, seperti imsak, subuh, terbit matahari, zuhur, asar, magrib, dan isya. Jadwal ini disusun berdasarkan perhitungan waktu salat di suatu wilayah tertentu.
Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), imsak adalah saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum. Secara bahasa, imsak berarti menahan diri.
Dalam buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan karya Ahmad Sarwat, imsak diartikan sebagai menahan diri dari makan, minum, hubungan suami istri, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُواْ وَٱشْرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ
“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”
Ayat ini menegaskan bahwa batas dimulainya puasa adalah ketika fajar telah terbit, bukan ketika waktu imsak diumumkan.