Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ASN Pemkot Bekasi Wajib Kuasai Bahasa Inggris untuk Naik Jenjang
Ilustrasi ASN di Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Pemkot Bekasi menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai syarat kenaikan jenjang karier ASN, bukan sebagai syarat penerimaan aparatur baru.
  • Tes bahasa Inggris bagi ASN telah dimulai bertahap hingga eselon 3A dan akan dilanjutkan ke eselon 3B setelah tahap awal selesai.
  • Pemkot membiasakan ASN berbahasa Inggris melalui One Day English saat rapat virtual WFH Jumat, untuk mendukung kerja sama internasional dengan kota di Jepang dan Korea Selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (5/10/2026)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat ASN Pemkot Bekasi untuk naik ke jenjang karier berikutnya. Pemkot telah memulai tes bertahap hingga eselon 3A dan akan melanjutkannya ke eselon 3B.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemkot Bekasi menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai syarat pertimbangan kenaikan jenjang karier ASN, bukan sebagai syarat penerimaan ASN.
  • Who?
    ASN di lingkungan Pemkot Bekasi mengikuti kebijakan ini. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan pelaksanaan tes dan program peningkatan kemampuan bahasa Inggris.
  • Where?
    Kebijakan diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk dalam rapat virtual bagi ASN yang menjalani Work From Home setiap Jumat.
  • When?
    Tri Adhianto menyampaikan kebijakan tersebut pada Senin, 5 Oktober 2026. Tes bahasa Inggris saat ini memasuki tahap pertama hingga eselon 3A.
  • Why?
    Pemkot Bekasi mendorong kompetensi ASN untuk mendukung transformasi kota bertaraf internasional serta kebutuhan kerja sama dengan pihak luar negeri, termasuk Izumisano dan Seongnam.
  • How?
    Tes bahasa Inggris dilakukan bertahap berdasarkan jenjang jabatan, dimulai hingga eselon 3A lalu dilanjutkan ke eselon 3B. ASN juga dibiasakan berbahasa Inggris melalui program One Day English.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pegawai Pemkot Bekasi yang mau naik jabatan harus bisa bahasa Inggris. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mulai mengadakan tes bahasa Inggris untuk pegawai sampai tingkat eselon 3A. Nanti tes lanjut ke tingkat lain. Setiap Jumat saat rapat dari rumah, pegawai juga dibiasakan memakai bahasa Inggris. Bekasi ingin bekerja sama dengan kota di Jepang dan Korea Selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah bertahap Pemkot Bekasi menempatkan penguasaan bahasa Inggris sebagai bagian pengembangan karier ASN mencerminkan investasi pada kompetensi kerja yang lebih luas. Melalui tes berjenjang dan kebiasaan berkomunikasi dalam program One Day English, ASN mendapat ruang untuk menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan kerja sama internasional yang telah dibangun pemerintah kota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menjadikan kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu pertimbangan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ingin melanjutkan jenjang kariernya.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kemampuan bahasa Inggris tersebut menjadi syarat untuk bisa naik ke jenjang berikutnya bagi ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

"Bukan syarat penerimaan ASN, tapi terkait dengan syarat untuk nanti naik ke jenjang berikutnya," kata Tri, Senin (5/10/2026).

1. Pemkot sudah laksanakan tes bahasa Inggris secara bertahap

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

Tri mengatakan, Pemkot Bekasi telah mulai melakukan tes kemampuan bahasa Inggris terhadap ASN. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai jenjang jabatan.

Untuk tahap awal, tes tersebut baru menyasar ASN hingga eselon 3A. Setelah tahapan tersebut selesai, Pemkot Bekasi akan melanjutkan tes kepada ASN pada jenjang berikutnya.

"Oh iya nanti tuh. Ini kan sekarang kami baru tahap 1 kan, baru sampai eselon 3A, nah nanti setelah itu kami coba tes eselon 3B nya," jelas dia.

2. Bekasi ingin dorong kemampuan ASN berstandar internasional

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

Tri sebelumnya menjelaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan bagian dari upaya Pemkot Bekasi mendorong transformasi daerah menjadi kota bertaraf internasional.0

"Karena kan salah satu alasannya aturan ini ingin jadi kota internasional," jelas Tri.

Menurut Tri, kebutuhan tersebut semakin relevan karena Pemkot Bekasi telah membuka hubungan kerja sama dengan sejumlah pihak dari luar negeri. Beberapa di antaranya yakni dengan Kota Izumisano di Jepang dan Seongnam di Korea Selatan.

3. ASN juga dibiasakan menggunakan bahasa Inggris saat bekerja

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

Upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris ASN juga diterapkan melalui kebijakan One Day English.

Program tersebut diterapkan dalam rapat virtual ketika ASN bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap Jumat. Melalui kebijakan itu, ASN dibiasakan menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi pekerjaan.

Tri berharap, peningkatan kompetensi tersebut dapat mendukung kebutuhan Pemkot Bekasi dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan pihak internasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article