Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, menilai penerapan bahasa Prancis di sekolah-sekolah harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, termasuk tenaga pendidik, kurikulum, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh peserta didik.
Lalu Hadrian tidak ingin publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang. Oleh karena itu, ia akan meminta penjelasan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) apakah rencana ini telah menjadi prioritas pendidikan nasional ataukah masih wacana.
"Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting. Namun kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, dan manfaat nyata bagi peserta didik," kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
