Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bali Tech Week Bidik Investor Asing, Ini Strategi Kemkomdigi
Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Bali Tech Week 2026 menjadi agenda pemerintah untuk menarik investasi asing sekaligus menjaga kesempatan startup dan pengusaha lokal.

  • Kemkomdigi menjanjikan regulasi yang lebih terprediksi, persaingan usaha yang adil, serta kolaborasi dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur digital.

  • Acara ini menyiapkan pertemuan startup dengan 80 modal ventura melalui HUB.ID dan menghadirkan 13 agenda ekosistem digital.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

Nilai ekonomi digital Indonesia disebut mencapai 99 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 14 persen.

Selasa (13/10/2026)

Meutya Hafid menyampaikan strategi Bali Tech Week 2026 dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta. Peserta konferensi utama yang terdaftar mencapai 1.785 orang.

19-23 Oktober 2026

Bali Tech Week 2026 dijadwalkan berlangsung di Bali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bali Tech Week 2026 disiapkan untuk menarik investasi asing, mempertemukan startup dengan investor, dan membahas ekosistem digital.
  • Who?
    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Kemkomdigi, Telkom Indonesia, startup, investor, dan pelaku usaha lokal.
  • Where?
    Bali menjadi lokasi pelaksanaan Bali Tech Week 2026. Konferensi pers berlangsung di Kantor Kemkomdigi, Jakarta.
  • When?
    Bali Tech Week 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19-23 Oktober 2026. Konferensi pers berlangsung Selasa (13/10/2026).
  • Why?
    Pemerintah ingin menarik investasi, memastikan regulasi yang terprediksi, menjaga persaingan usaha yang adil, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
  • How?
    Melalui regulasi yang melibatkan masukan industri, kolaborasi infrastruktur digital, serta pertemuan startup dan 80 venture capital melalui HUB.ID.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah ingin banyak investor datang ke Bali Tech Week 2026. Menteri Meutya Hafid juga ingin startup dan pengusaha Indonesia tetap punya kesempatan. Acara ini diadakan di Bali pada 19-23 Oktober 2026. Ada pertemuan startup dengan modal ventura, dan banyak orang dari berbagai negara sudah mendaftar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bali Tech Week 2026 membuka ruang pertemuan antara startup Indonesia dan investor, sekaligus mendorong pemerintah mendengar masukan industri dalam menyusun regulasi. Fokus pada persaingan usaha yang adil juga menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan kesempatan bagi pelaku usaha lokal di tengah masuknya investor asing ke sektor digital.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menjanjikan regulasi yang lebih terprediksi dan persaingan usaha yang adil untuk menarik investasi di sektor digital melalui Bali Tech Week 2026 yang digelar pada 19-23 Oktober 2026. Pemerintah juga ingin memastikan startup dan pelaku usaha lokal tidak tersisih di tengah masuknya investor asing.

Bali Tech Week 2026, diharapkan Meutya, bisa menjadi momentum dalam menciptakan iklim kompetisi sehat dalam industri digital. Dengan target menarik 5.000 pengunjung dari 37 negara yang sudah dikonfirmasi, termasuk Indonesia, Meutya ingin adanya keseimbangan dalam persaingan antara investor asing dan pengusaha lokal.

"Indonesia memastikan fair competition. Jadi ini untuk keadilan, termasuk tidak hanya bagi investor asing ya, keadilan bagi startup, pengusaha-pengusaha lokal yang juga ingin kemudian berjibaku mengisi pembangunan transformasi digital di Indonesia," kata Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

1. Kemkomdigi janjikan regulasi yang terprediksi

Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Meutya mengatakan, pemerintah membutuhkan masukan dari industri agar regulasi yang diterbitkan dapat memberikan kepastian bagi investor. Menurut dia, kepastian aturan menjadi salah satu sasaran Bali Tech Week, yang berlangsung pada 19-23 Oktober 2026 di Bali.

"Jadi, regulasi kami ingin hadir dengan masukan dari banyak pihak, termasuk industri. Sehingga, regulasi yang akan kami keluarkan tidak membuat kaget, terprediksi, sehingga investor akan nyaman," katanya.

2. Targetkan investasi dan pertumbuhan ekonomi digital

Konferensi pers Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid di Kantor Kemenkomdigi, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Meutya menyebut nilai ekonomi digital Indonesia diklaim mencapai 99 miliar dolar AS pada 2025, dengan pertumbuhan 14 persen. Potensi tersebut ingin dimanfaatkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Namun, hal ini memerlukan kerja kolaboratif bersama dari berbagai pihak.

"Namun demikian, kita pahami bahwa kita gak bisa membangun kepercayaan dan investor itu sendirian. Ini adalah kerja-kerja kolaboratif yang memerlukan banyak pihak," katanya.

Dia menjelaskan Kementerian Komdigi punya pilar, yakni T3: terhubung, tumbuh, terjaga. Terhubung dengan pembangunan infrastruktur konektivitas, kemudian tumbuh, yaitu memastikan bahwa semua pembangunan infrastruktur ditranslasikan ke pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga terjaga, baik dari sisi cybersecurity maupun dari sisi dampak terhadap manusia.

"Percuma pertumbuhan ekonominya tinggi, tapi misalnya masyarakatnya tidak terlindungi dari efek-efek yang memang merusak masyarakat dari ekses negatif digitalisasi sebagai contoh. Ini yang menjadi penting untuk dipahami," kata dia.

3. Perluas kolaborasi infrastruktur digital

Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Direktur Network Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan pengembangan infrastruktur digital menjadi fondasi untuk memperluas akses dan meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia. Infrastruktur yang dikembangkan mencakup kabel laut, serat optik, pusat data, dan teknologi pendukung.

"Nah, tentunya ini semua tidak bisa dilakukan sendiri, jadi kita memerlukan kolaborasi, baik sesama pelaku industri di dalam negeri maupun dengan pelaku industri di regional," kata dia.

4. Pertemukan startup dengan investor

ilustrasi tech atau teknologi (pexels.com/Julia M Cameron)

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan Bali Tech Week juga menyiapkan pertemuan langsung antara startup dan investor. Salah satunya melalui HUB.ID yang dirancang mempertemukan perusahaan rintisan dengan modal ventura.

"Hub ID itu didesain untuk mempertemukan 80 venture capital dengan startup-startup Indonesia," katanya.

Bali Tech Week bakal menggabungkan 13 agenda yang mencakup berbagai bidang ekosistem digital, mulai dari konektivitas, keamanan siber, kecerdasan buatan hingga pengembangan gim. Hingga konferensi pers pada Selasa (13/10/2026), penyelenggara menyebut peserta yang terdaftar untuk konferensi utama mencapai 1.785 orang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article