Jakarta, IDN Times - Deputi V Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Leny Rosalin, mengatakan perubahan iklim memberikan dampak berbeda kepada laki-laki dan perempuan, karena perbedaan gender.
"Perempuan dan laki-laki berpotensi menjadi korban dari perubahan iklim. Namun pada saat yang sama perempuan dan laki-laki berpotensi menjadi champion atau pelopor, untuk mengatasi perubahan iklim melalui aksi mitigasi dan adaptasi," kata dia dalam agenda Dialog Nasional: Gender dan Perubahan Iklim, Menuju The 28th Conference of Parties (COP 28), di Jakarta, Senin (31/7/2023).
