Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BMKG Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem dalam Sepekan ke Depan
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)

Intinya sih...

  • Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor meningkatkan pola konvergensi angin

  • Status Waspada untuk hujan sedang berlaku di 16 provinsi

  • Status Siaga untuk hujan deras hingga sangat deras berlaku di 10 provinsi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, mulai Selasa, 20 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026.

Dikutip dari akun Instagram resminya, BMKG menyebut kondisi atmosfer yang aktif dan kompleks diprediksi dapat memicu hujan deras disertai kilat, petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah.

“Kondisi atmosfer yang masih aktif dan kompleks ini berpotensi menyebabkan peningkatan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan, sehingga memicu cuaca ekstrem,” sebut BMKG.

Faktor pendorongnya antara lain aktivitas Monsun Asia, Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor, serta pengaruh fenomena atmosfer skala global seperti La Nina lemah dan Madden-Julian Oscillation (MJO).

1. Faktor pemicu cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lebih jauh, beberapa dinamika atmosfer signifikan disebut menjadi pemicu. Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor meningkatkan pola konvergensi angin di sekitar Pulau Timor, Laut Timor, dan Laut Arafuru.

Selain itu, seruakan dingin (cold surge) dari Benua Asia berpotensi memperkuat aliran massa udara lembap Monsun Asia melalui Selat Karimata, yang dapat memicu peningkatan cuaca ekstrem di Sumatra bagian selatan dan Pulau Jawa.

2. Peringatan dari BMKG dalam periode satu pekan ke depan

Sejumlah pengendara melintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, saat hujan melanda, Senin (19/1/2026). (IDN Times/Rochmanudin)

Sementara, untuk periode awal, 20-22 Januari 2026, BMKG mengeluarkan tingkat peringatan dini. Status Waspada untuk hujan sedang berlaku di 16 provinsi yaitu Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Status Siaga untuk hujan deras hingga sangat deras berlaku di 10 provinsi seperti Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, Nusa Tenggara Timur masuk status Awas untuk hujan sangat deras hingga ekstrem.

3. Periode lanjutan sampai 26 Januari

Ilustrasi cuaca ekstrem (IDN Times/Rochmanudin)

Tak hanya itu, untuk periode 23-26 Januari 2026, potensi hujan sedang masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah seperti Sumatra Selatan, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, dan berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan serta kegiatan di luar ruangan.

Editorial Team