Perum BULOG terus memperkuat dukungannya terhadap operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui penyediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pemanfaatan koperasi sebagai salah satu titik serah Bantuan Pangan. (Dok. BULOG)
Pernyataan tersebut menegaskan peran strategis KDKMP sebagai pusat pelayanan kebutuhan masyarakat yang tidak hanya menyediakan bahan pokok, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan dan program pemerintah dalam satu jaringan koperasi. Melalui penguatan fungsi tersebut, KDKMP diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi, meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari, serta menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menegaskan kesiapan BULOG dalam mendukung penguatan peran KDKMP sebagai saluran distribusi pangan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. BULOG berkomitmen memastikan ketersediaan pasokan beras SPHP agar operasional koperasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP, serta terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan, pengiriman, dan pelayanan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Sejalan dengan hal tersebut, BULOG secara paralel tengah melanjutkan proses pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP, yang selanjutnya ditargetkan dapat diperluas secara bertahap hingga 8.000 titik. Perluasan ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta ketentuan penugasan pemerintah, sehingga distribusi pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah.
Tidak hanya memperkuat distribusi beras SPHP, BULOG juga mendukung pemanfaatan KDKMP sebagai salah satu titik serah program Bantuan Pangan. Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 28 KDKMP di lima provinsi telah terealisasi sebagai lokasi penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri atas 16 titik di Jawa Timur, 5 titik di Jawa Barat, 4 titik di Jawa Tengah, 2 titik di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta 1 titik di Sulawesi Selatan.