Tasyakuran di Sentra Pengolahan Beras BULOG, Kompleks Pergudangan Banjar Kemantren, Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/10). (dok. BULOG)
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pencapaian pengadaan pangan nasional. Keberhasilan melampaui target pengadaan merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan petani, pemerintah, aparat kewilayahan, pemerintah daerah, mitra penggilingan, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan.
Capaian pengadaan sebesar 4,13 juta ton setara beras menjadi bukti nyata komitmen BULOG dalam menjalankan amanah pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi dan konsistensi seluruh pihak dalam mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani dalam negeri sebagai upaya menjaga ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah.
Perum BULOG menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas arahan dan dukungan terhadap pelaksanaan penugasan strategis di bidang pangan. Penghargaan juga disampaikan kepada seluruh petani Indonesia sebagai garda terdepan produksi pangan nasional, serta Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang terus memperkuat dukungan kebijakan, koordinasi, dan pendampingan dalam pelaksanaan pengadaan gabah dan beras di seluruh wilayah Indonesia.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari sinergi TNI dan Polri melalui dukungan Tim Jemput Pangan yang turut memperkuat pelaksanaan pengadaan hingga ke sentra-sentra produksi. Kolaborasi bersama pemerintah daerah, mitra penggilingan, serta berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam memperlancar penyerapan hasil panen petani. Kerja bersama tersebut menunjukkan bahwa pencapaian pengadaan pangan nasional merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki komitmen untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan BULOG, mulai dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang, hingga jajaran operasional di seluruh Indonesia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam menjalankan amanah pemerintah. Semangat kerja keras, konsistensi, dan komitmen seluruh Bulogers dalam mengoptimalkan pengadaan gabah dan beras dari petani menjadi kekuatan utama di balik keberhasilan perusahaan melampaui target nasional dan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah.
"Dipilihnya Jawa Timur sebagai lokasi tasyakuran memiliki makna strategis, mengingat besarnya kontribusi wilayah tersebut terhadap pengadaan nasional. Realisasi pengadaan yang melampaui target wilayah mencerminkan kuatnya kolaborasi antara BULOG, petani, mitra penggilingan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi produksi pangan daerah. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan peran Jawa Timur sebagai salah satu sentra produksi beras nasional yang memberikan kontribusi besar bagi penguatan cadangan pangan pemerintah," ujar Ahmad Rizal.