Jakarta, IDN Times - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluruskan informasi yang menyebut sekitar 60 ribu calon mahasiswa baru tidak melakukan daftar ulang pada penerimaan mahasiswa 2025. Angka itu disebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya karena merupakan gabungan dua indikator yang berbeda.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara perluasan akses dan kualitas pendidikan tinggi.
"Pendidikan tinggi harus dapat diakses oleh semakin banyak putra-putri Indonesia, namun pada saat yang sama kualitas akademik juga harus tetap terjaga. Karena itu, kami terus memperkuat berbagai skema afirmasi, bantuan pendidikan, sistem UKT yang berkeadilan, serta penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa agar semakin inklusif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa," ujar Brian, dikutip Jumat (3/7/2026).
