Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Laporan ini terkait ceramah pria yang akrab disapa JK yang diviralkan di media sosial terkait konflik Poso dan Ambon pada masa lalu.
“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti,” kata JK, dalam video yang viral di media sosial X.
Akibat pernyataan itu, JK dituduh memfitnah, bahkan menistakan ajaran Kristen. Bahkan, beberapa akun menambahkan narasi bahwa JK telah berbohong, karena "Kristen tidak mengenal mati syahid untuk membunuh musuh", dengan merujuk pada ajaran kasih dalam Kristen.
Lalu, apakah benar JK menistakan ajaran kristen?
