Jakarta, IDN Times - Sebuah video tentang pernyataan Warga Negara Indonesia (WNI), Kezia Syifa, soal alasannya bersedia bergabung menjadi Army National Guard viral di media sosial. Video tersebut viral usai muncul video Kezia di bandara saat hendak berangkat bertugas menjadi perbincangan luas di media sosial.
Video keberangkatan Kezia di bandara diunggah sang ibunda, Safitri, di akun media sosialnya pada 17 Januari 2026. Sosok Kezia menjadi perbincangan karena ia perempuan Indonesia yang mengenakan jilbab berwarna hitam, berseragam tentara Amerika Serikat.
Dalam video yang menggambarkan alasan perempuan berusia 20 tahun itu bersedia bergabung militer AS, Kezia menyebut, menjadi TNI harus mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah.
"Jadi, alasan aku kenapa mau jadi tentara Amerika, yang pertama adalah jadi tentara di Indonesia itu sulit, guys. Harus keluarkan duit ratusan juta," ujar Kezia, seperti terekam sedang menunggu penerbangan di bandara.
Alasan kedua, ia tergiur gajinya yang tinggi bekerja di AS. Dia juga menyebut rela hilang kewarganegaraannya untuk sementara waktu, dan bisa kapan saja kembali menjadi WNI.
"Selain itu, kalian juga tahu di sana penghasilannya lebih besar dan jenjang karier yang lebih, pasti ya. Alasan ketiga, aku suka tantangan, belajar, melakukan hal-hal baru gak bisa aku lakuin," imbuhnya.
Namun, bila dilihat sejenak video pernyataan Kezia itu seperti menggunakan teknologi kecerdasan atau AI. Warganet juga bertanya-tannya soal keaslian video tersebut, karena sebagian menyebut itu adalah video AI. Apakah benar Kezia pernah membuat pernyataan demikian? Berikut cek faktanya.
