Jakarta, IDN Times - Fenomena panic buying terhadap bahan bakar minyak (BBM) terjadi di masyarakat, di tengah isu cadangan minyak dalam negeri hanya cukup sampai 20 hari, menyusul eskalasi yang semakin memburuk di kawasan Timur Tengah.
Isu ini lantas memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di beberapa wilayah di Indonesia. Fenomena panic buying ini juga viral di media sosial TikTok, yang memperlihatkan antrean di SPBU dan sentra-sentra penjualan bahan bakar mengular.
Salah satu pengguna TikTok @owner_ranisflorist turut membagikan sebuah video yang memperlihatkan masyarakat Aceh Tengah berburu BBM di sebuah SPBU. Dalam video itu, antrean pembelian BBM terlihat mengular meskipun masih pagi buta.
"Efek perang Iran dan Amerika-Israel pagi buta warga sudah pada war minyak. Aceh Tengah, 5 Maret 2026," tulis pengguna TikTok tersebut, seperti dikutip IDN Times, Sabtu (7/3/2026).
