Jakarta, IDN Times - Bupati Siak Afni Zulkifli menyoroti banyak keluhan dari pelaku UMKM hingga petani karena produk mereka ditolak dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), meski anggaran daerah sudah dialihkan untuk mendukung program tersebut. Dia menjelaskan, produk seperti ikan, tempe bahkan sayur sulit diterima.
"Jadi di sana (Siak) penghulu (kepala desa) kami itu protes," kata dia dalam wawancara khusus bersama IDN Times, Jumat (8/5/2026).
"Ibu Bupati, ini dapur MBG kami punya ikan gak mau dia mereka terima. Kami punya tempe enggak mau diterima. Kami tawarkan UMKM itu nawar ke dapur, mereka enggak mau terima,” kata Afni menirukan keluhan warga.
Padahal menurutnya hal ini tak sama dengen semangat Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar geliat pangan lokal berjaya karena program MBG.
