"Siapapun yang tekun pasti akan menuai hasilnya"
Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan nasib Casko Wibowo. Di usianya yang masih sangat belia, dia sudah memiliki penghasilan yang sangat fantastis. Casko sudah bisa mengantongi penghasilan sebesar 400 juta rupiah per bulan dari profesinya sebagai fotografer profesional di Indonesia. Semua itu tak dia dapatkan secara instan. Dia memang tekun untuk belajar dan mencari pengalaman sebanyak mungkin.
Casko mulai berkecimpung di bidang seni video dan fotografi sejak usianya masih 14 tahun. Saat itu dia tidak diupah dengan uang, tapi dibayar dengan voucher menginap. Honor yang pertama kali dia terima adalah menginap dua malam di sebuah hotel.
Awal ketekunannya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Selang beberapa tahun, dia pun berhasil mengembangkan kemampuan dan menangani banyak proyek. Mulai dari proyek video klip, fotografi pribadi, dan lain sebagainya. Kini, omzetnya sudah mencapai ratusan juta rupiah.
Perjuangan Casko Wibowo dalam menekuni karirnya di dunia fotografi.
Perjuangan Casko Wibowo untuk jadi seperti sekarang juga perlu proses panjang. Dia tidak hanya belajar secara teori saja, namun juga lebih banyak terjun langsung ke dunia fotografi. Dia belajar merasakan bagaimana bekerja sebagai fotografer di lapangan.
Laki-laki kelahiran 21 Juli 1996 ini kini sudah menggarap sejumlah video klip artis-artis ternama, salah satunya adalah Ikke Putri yang terkenal dengan goyang lele-nya. Dia juga mengarahkan pembuatan video untuk sejumlah hotel-hotel berkelas yang ada di Bali.
Prestasi lain Casko adalah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Dia berhasil memecahkan rekor sebagai fotografer tunggal yang memotret secara maraton selama 1.000 jam untuk 112 brand hotel di Bali pada tahun 2011. Salah satu karya karyanya juga terpilih sebagai hasil karya terbaik dunia.
Berikut ini adalah beberapa hasil jepretan Casko Wibowo.
Berkarya dan menjadi sukses itu tak mengenal usia. Dan, Casko Wibowo pun telah membuktikannya!
