Comscore Tracker

Akibat Pandemik COVID, Warga dari 4 Kelompok Ini Alami Gangguan Mental

Gelombang pandemik sebabkan gangguan jiwa menetap

Jakarta, IDN Times - Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang mengatakan, pandemik COVID-19 memberikan dampak di masyarakat. Di antaranya, sebagian orang mengalami masalah gangguan mental neurologis dan juga penggunaan zat.

''Kondisi pandemik (COVID-19) memperparah ataupun semakin mempengaruhi kesehatan jiwa,'' katanya dalam siaran tertulis, Senin (16/5/2022).

Bahkan, angka prevalensinya meningkat sampai dua kali lipat dibandingkan kondisi sebelum pandemik COVID-19.

"Kelompok yang terpapar gangguan jiwa pun berbeda-beda," imbuhnya.

Baca Juga: Dampak Pandemik COVID-19, Lapangan Kerja bagi Pemuda Menurun 

1. Kelompok orang yang terpapar gangguan jiwa

Akibat Pandemik COVID, Warga dari 4 Kelompok Ini Alami Gangguan MentalIlustrasi pegawai kantoran lelah bekerja (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sementara itu, psikiater Hervita Diatri menjelaskan, kelompok orang yang terpapar gangguan jiwa berbeda-beda dan memiliki penatalaksanaan yang berbeda pula.

Hervita membeberkan, kelompok pertama adalah mereka yang sebenarnya normal sebelumnya atau tidak ada masalah kesehatan jiwa kemudian menjadi memiliki masalah sampai mengalami gangguan jiwa.

"Kelompok kedua adalah mereka yang memang sejak awal sudah mengalami masalah kesehatan jiwa, sebagai contoh kita bicara tentang mereka yang sudah tinggal dengan kekerasan di rumah tangga, kondisi itu membuat mereka menjadi begitu dekat dengan pelakunya terus-menerus di rumah tangga, sehingga masalah gangguan jiwanya menjadi lebih besar," paparnya.

2. Kelompok ketiga mereka yang sudah punya masalah kesehatan fisik sulit akses layanan

Akibat Pandemik COVID, Warga dari 4 Kelompok Ini Alami Gangguan MentalIlustrasi stres (IDN Times/Dwi Agustiar)

Kelompok ketiga, lanjut Hervita, mereka yang memang sebelumnya sudah memiliki masalah kesehatan fisik dan mengalami kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan.

"Sehingga sangat wajar kalau merasa cemas yang kemudian kankernya tambah berat, hipertensi, jantung, dan sebagainya menjadi berat. Demikian juga teman-teman dengan gangguan jiwa tidak bisa memiliki akses pengobatan," ujarnya.

3. Gelombang pandemik COVID-19 sebabkan gangguan jiwa menetap

Akibat Pandemik COVID, Warga dari 4 Kelompok Ini Alami Gangguan MentalIlustrasi stres (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Kemudian kelompok keempat atau terakhir, yakni kelompok yang banyak ditemukan di bulan Juli 2021 waktu gelombang kedua pandemik COVID-19.

"Ketika masalah oksigen langka sementara asupan oksigen ke otak itu kurang, bisa saja pada akhirnya menyebabkan gangguan jiwa yang menetap," ungkapnya.

Baca Juga: [LINIMASA-10] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya