PKS Tak Masalah Oposisi atau Koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran 

Sikap PKS ditentukan DPTP

Jakarta, IDN Times - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan PKS tidak masalah untuk menjadi oposisi maupun koalisi pada pemerintahan Prabowo-Gibran.

"PKS punya pengalaman 10 tahun masuk koalisi di masa Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan 10 tahun menjadi oposisi di masa Pak Jokowi. Jadi oposisi enggak ada masalah, koalisi siap, kita lihat dinamikanya," kata Jazuli dikutip ANTARA, Senin (29/4/2024).

1. PKS tak batasi kerja sama

PKS Tak Masalah Oposisi atau Koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran Anies Baswedan didampingi istri dan Sekjen PKS Aboe Bakar (IDN Times/Aryodamar)

Anggota Komisi I DPR RI itu mengungkapkan pilihan untuk menjadi koalisi atau oposisi setelah pilpres hanya persoalan teknis. Dia menegaskan pihaknya tidak pernah membatasi diri setelah Pilpres 2024 dihelat. Sebaliknya, konsisten mendorong kerja sama dengan seluruh komponen bangsa dan kekuatan politik untuk mewujudkan tujuan nasional bernegara.

"Kita tidak pernah membatasi diri bekerja sama dengan siapapun karena tidak mungkin membangun bangsa dan negara tanpa kerja sama. Kompetisi itu saat pemilu, kita tawarkan gagasan, kita adu gagasan. Tapi setelah pemilu maka kompetisi selesai, dan kita kembali satu tujuan yaitu membangun bangsa," ujarnya.

Baca Juga: PKS-Golkar Buka Peluang Berkoalisi Jelang Pilkada Kota Depok

2. Sikap PKS ditentukan DPTP

PKS Tak Masalah Oposisi atau Koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menghadiri halal bihalal PKS Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)

Jazuli mengatakan sikap resmi PKS untuk menjadi koalisi atau oposisi akan ditentukan oleh musyawarah Majelis Syura dan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP).

"Yang pasti, keputusan soal koalisi atau oposisi di PKS bukan selera personal, tapi keputusan musyawarah Majelis Syura dan DPTP, dan sifatnya dinamis sesuai derajat kemaslahatan dan kepentingan untuk rakyat," ucapnya.

3. Komunikasi dengan Prabowo lancar

PKS Tak Masalah Oposisi atau Koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama usai ditetapkan dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (24/4/2024). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Meski demikian, dia masih enggan membeberkan terkait waktu pelaksanaan musyawarah Majelis Syura dan DPTP sehingga meminta publik untuk menunggu pengumuman sikap resmi PKS.

"Kapan waktunya? Tunggu saja toh pelantikan presiden dan wapres masih bulan Oktober. Pada saatnya PKS akan mengumumkan positioning-nya," katanya.

Jazuli menekankan pula bahwa komunikasi PKS dengan partai-partai politik lain untuk menjalin kerja sama di eksekutif maupun legislatif berjalan lancar, termasuk dengan presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Termasuk dengan Pak Prabowo sebagai presiden terpilih hubungan PKS baik-baik saja dan memang sudah lama terjalin baik. Pimpinan PKS sudah biasa saling silaturahim," kata dia.

Baca Juga: Merapat ke Prabowo, NasDem Klaim Tak Mau Minta Jatah Menteri

Topik:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya