Jakarta, IDN Times - Jenderal TNI Purn. Djamari Chaniago resmi menyerahkan jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan kepada Dudung Abdurachman, Senin (5/10/2026), di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat. Penyerahan jabatan itu ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima jabatan yang disaksikan oleh para petinggi Kemenko Polkam. Acara berlanjut dengan penyerahan buku memorandum serah terima jabatan dari Djamari kepada Dudung.
Dudung juga menyerahkan cenderamata khusus kepada Djamari yang dibungkus dengan kertas kado bermotif batik.
Seremoni serah terima jabatan itu molor dari jadwal semula yakni pukul 14.00 WIB. Dudung baru tiba di kantor Kemenko Polkam sekitar pukul 14.30 WIB lantaran seremoni serah terima jabatan Kepala Staf Presiden (KSP) kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berjalan molor.
Djamari mengatakan, serah terima jabatan bukan sesuatu yang luar biasa. Justru menjadi luar biasa apabila tugas yang diserahkan bertambah berat.
Jenderal purnawirawan di TNI Angkatan Darat (AD) itu mengatakan, selama menjabat Menko Polkam 1 tahun 2 minggu, ia dibantu oleh para pejabat di Kemenko Polkam sehingga tugasnya bisa lebih ringan.
"Pak Dudung, Pak Menko, inilah para pejabat yang sudah (membantu), mereka-mereka lah yang sebetulnya menggulirkan dan menggerakkan roda di satu kementerian di sini. Dengan konsentrasi penuh, mereka melaksanakan tugas hingga kemarin," ungkap Djamari kepada Dudung di ruang rapat di Kemenko Polkam.
Ia mengaku yakin Kemenko Polkam ke depan akan lebih baik saat dipimpin oleh mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu. "Saya mengucapkan selamat bertugas, Pak Dudung," tutur dia.
Sementara, Dudung mengaku bangga karena dulu ia merupakan junior Djamari saat masih bertugas di TNI AD. Ia mengatakan, bakal melanjutkan tugas yang sudah dilakukan oleh Djamari.
"Tentunya itu akan menjadi pegangan bagi kami di dalam melaksanakan tugas ke depan," kata Dudung.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kinerja Djamari selama satu tahun lebih di Kemenko Polkam.
