Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupspi (KPK) memanggil mantan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin. Ia dijadwalkan diperiksa terkait dugaan korupsi peningkatan infrastruktur di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek peningkatan infrastruktur di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Rabu (17/9/2025).
Anak mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin itu bukan satu-satunya sosok yang dipanggil KPK. Penyidik juga memanggil saksi lainnya yakni Herman Mayori (Eks Kadis PUPR Muba), Robby Candra (ASN Pemkab Muba), Khaerul Rahmat (Admin PT Conbloc Infratecno 2018), dan Senapan Budiono (Manager PBK PT Istaka Karya 2018).
"Pemeriksaan dilakukan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumatra Selatan," ujarnya.
KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK) umum terkait dugaan korupsi peningkatan Jalan Tebing Bulang Km 11 Jirak-Jembatan Gantung-Talang Simpang- Simpang Rukun Rahayu-Mekar Jaya pada Dinas PUPR Musi Banyuasin APBD 2018. Meski begitu, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.
Terkait penyidikan tersebut, KPK menggeledah sejumlah lokasi. Antara lain Kantor Dinas PUPR serta Kantor Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Dari penggeledahan itu, KPK menyita barang bukti elektronik. Barang bukti itu disita untuk dianalisis.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Dodi Reza Alex Noerdin Kembali Dipanggil KPK Terkait Korupsi di Muba

Mantan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (IDN Times/Rangga Erfizal)
Curated For You
- Dodi Reza Alex Noerdin Bakal Segera Disidang di Palembang05 Mar 2022, 05:00 WIB
- Alex Noerdin Diperiksa KPK Soal Duit Rp1,5 M saat Anaknya Kena OTT14 Jan 2022, 13:45 WIB
- Istri Alex Noerdin Diperiksa, KPK Dalami Kasus di Musi Banyuasin08 Des 2021, 12:54 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
Kejagung Periksa Saksi Meringankan Tersangka Don Ritto20 Agu 2026, 19:22 WIB
Pelaku Usaha di Pontianak Terdampak Kabut Asap Kebakaran Hutan20 Agu 2026, 19:12 WIB
Eks Dirut PGN Hendi Prio Divonis 4 Tahun Bui, Uang Pengganti 500 Ribu SGD20 Agu 2026, 19:10 WIB
Liburan Saat Tanggap Darurat Gempa, Menteri Kolombia Dikecam20 Agu 2026, 19:03 WIB
DPR Minta Masalah Anggaran Tak Boleh Hambat Penanganan Gempa NTT20 Agu 2026, 19:03 WIB
5 Tips Menjaga Motivasi Kerja Melewati Pertengahan Tahun20 Agu 2026, 19:00 WIB
Mahasiswa USU Soroti Ketimpangan dan Penanganan Bencana di Sumatra20 Agu 2026, 19:00 WIB
3 Remaja Tangsel Jadi Korban Perdagangan Orang, Tergiur Gaji Rp9 Juta 20 Agu 2026, 18:51 WIB
Kasus Sabu di Pesawat TNI, Mayor Faisal Divonis 10 Tahun Penjara dan Dipecat20 Agu 2026, 18:44 WIB
Tahanan Kejari Serang Kabur Usai Sidang, Kini Tertangkap Lagi20 Agu 2026, 18:38 WIB
21 Koperasi Ajukan Izin Kelola Tambang di NTB, Baru 3 yang Dapat IPR20 Agu 2026, 18:35 WIB
Gak Mempan Meski Diguyur Hujan, Kabut Asap Kiriman Masih Selimuti Pontianak20 Agu 2026, 18:34 WIB
Ahli Pidana Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tak Sah20 Agu 2026, 18:17 WIB
Ekspedisi Gahvara Yava Tambah Peta Gua Luweng Ombo Jadi 8,2 Km20 Agu 2026, 18:17 WIB
9 Cara Merawat Tanaman Hias agar Tak Cepat Layu saat Kemarau20 Agu 2026, 18:15 WIB
Korut Lepas Rudal, Jawab Trump yang Pangkas Latihan Militer AS-Korsel20 Agu 2026, 18:11 WIB
Pondasi Jebol 20 Meter, Bangunan Sekolah di Magetan Longsor20 Agu 2026, 18:10 WIB
Bareskrim Tangkap DPO Narkoba Basri di Malaysia20 Agu 2026, 18:09 WIB
Polisi Selidiki Aksi Asusila WNA yang Terekam CCTV di Canggu20 Agu 2026, 18:01 WIB
Menhaj Diminta Bersikap soal Dana Haji 2027 Diblokir Saudi, Jangan Diam20 Agu 2026, 17:57 WIB