Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menilai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perlu melakukan pembenahan serius agar lebih responsif, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran, khususnya Dana Siap Pakai (DSP).
Singgih menjelaskan, selama ini porsi anggaran BNPB sebagian besar bersumber dari DSP di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, dalam praktiknya, proses pencairan dana tersebut masih kerap memakan waktu lama.
"Selama ini anggaran BNPB terbanyak dari DSP. Tapi prosesnya juga lama diserap, sebelumnya bisa enam sampai dengan 10 bulan dalam pencairan proyek," ujar Singgih, kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
