Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times)
Saat itu, driver tiba-tiba membelokkan mobil dan keluar dari jalur yang seharusnya. Driver membawa korban ke tempat sepi dan menjalankan aksi cabulnya.
“Dia melakukan upaya perbuatan cabul dengan cara memegang dan meremas paha korban, kemudian dia juga sempat lompat ke belakang, melakukan upaya menindih tubuh korban secara paksa, dan di situ korban menolak, kemudian ada upaya perlawanan dari korban hingga keluar dari mobil,” ujar Rita.
Setelah berhasil keluar dari mobil, korban berupaya mendokumentasikan peristiwa yang ia alami. Tak terima divideo korban, si driver melakukan upaya kekerasan.
“Ada timbul kepanikan driver, sehingga dia mencoba merebut, dan melakukan upaya-upaya kekerasan dengan cara seperti tadi menindih, kemudian sempat mencekik korban, dan juga melakukan upaya seolah-olah dia akan menembak si korban dengan menggunakan tangan seperti itu,” ujar Rita.
“Kemudian dalam kondisi tersebut korban kebingungan, selesai kegiatannya di Jakarta dia pulang, kemudian dia mencoba melaporkan di pengaduan online dari platform tersebut, kemudian si korban pada akhirnya mengupload kegiatan atau hasil perekaman tersebut di media sosial, di akun tiktok, kemudian di situ menjadi viral,” lanjutnya.