Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dudung Lepas Jabatan, Listyo Sigit Resmi Jabat KSP Hari Ini
Jenderal Listyo Sigit Prabowo ketika menyerahkan kenang-kenangan kepada Dudung Abdurachman saat seremoni serah terima jabatan Kepala Staf Presiden. (IDN Times/Santi Dewi)
  • Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyerahkan jabatan Kepala Staf Presiden kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam seremoni di Bina Graha, Jakarta, Senin (5/10/2026).
  • Dudung menekankan tugas KSP mengawal program prioritas dan strategis Presiden Prabowo Subianto, memantau pelaksanaannya, serta menuntaskan persoalan lintas instansi sebelum sampai ke Presiden.
  • Selama hampir enam bulan menjabat, Dudung mengklaim membantu mengatasi kekurangan pasokan batu bara PLN sehingga listrik Pulau Jawa tetap aman; ia kemudian menerima jabatan Menko Polkam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyerahkan jabatan Kepala Staf Presiden kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui seremoni serah terima jabatan.
  • Who?
    Dudung Abdurachman menyerahkan jabatan KSP kepada Listyo Sigit Prabowo. Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai kepala negara dengan program prioritas yang dikawal KSP.
  • Where?
    Seremoni serah terima jabatan berlangsung di kantor Bina Graha, Jakarta Pusat. Setelah itu, Dudung menuju kantor Kemenko Polkam.
  • When?
    Serah terima berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026. Acara baru dimulai sekitar pukul 13.30 WIB setelah Listyo Sigit tiba di kantor KSP.
  • Why?
    Serah terima dilakukan untuk menggantikan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden. Dudung selanjutnya menerima jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.
  • How?
    Prosesi diawali penandatanganan dokumen serah terima jabatan, lalu Dudung menyampaikan sambutan mengenai tugas KSP mengawal program prioritas dan strategis nasional Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dudung Abdurachman berhenti jadi Kepala Staf Presiden. Ia memberi tugas itu kepada Listyo Sigit Prabowo di Jakarta. Acara mulai terlambat karena Sigit baru datang siang hari. Dudung bilang KSP membantu menjaga program Presiden Prabowo berjalan baik. Sekarang Dudung pergi ke kantor lain untuk jadi Menko Polkam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Serah terima kepemimpinan di KSP menegaskan kesinambungan pengawalan program prioritas dan strategis nasional. Pengalaman Dudung dalam mengoordinasikan berbagai instansi, termasuk saat membantu menjaga pasokan listrik di Pulau Jawa, menggambarkan fungsi KSP sebagai ruang penyelesaian cepat lintas lembaga sebelum persoalan berkembang hingga ke tingkat Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi melepas jabatan Kepala Staf Presiden (KSP) pada Senin (5/10/2026), dan menyerahkannya kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kantor Bina Graha, Jakarta Pusat. Proses seremoni berjalan molor dan baru dimulai 13.30 WIB. Hal itu lantaran Sigit baru tiba di KSP sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan pantauan IDN Times, seremoni dimulai dengan penandatanganan dokumen serah terima jabatan. Dudung kemudian memberikan sambutan mengenai pengalamannya selama menjabat KSP selama hampir enam bulan. Ia mengatakan, salah satu tugas utama KSP yakni mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar bisa terwujud.

"Kemudian yang perlu dikawal juga adalah program strategis nasional," ungkap Dudung.

Ia menjelaskan, KSP memegang peranan penting untuk menuntaskan permasalahan agar tidak perlu sampai ke meja Presiden. Meski tak memegang kewenangan terhadap pasukan, tetapi KSP bisa memanggil pejabat dari instansi manapun, mulai dari TNI, kementerian, kejaksaan hingga kepolisian.

"Kita bisa memantau, mengecek dan memastikan bahwa program itu berjalan dengan baik," tutur dia.

Program prioritas Presiden yang perlu dikawal di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, Sekolah Transformasi hingga sekolah internasional terintegrasi. Dudung juga menyinggung kriteria pemimpin yang baik hanya satu yaitu berani mengambil keputusan.

"Kalau keputusan itu benar, maka bagus. Kalau (keputusannya) salah pun masih bagus karena kita tetap bertanggung jawab," katanya.

Ketika menjabat KSP, Dudung mengklaim turut menuntaskan beberapa masalah, salah satunya ketika pasokan batu bara ke PLN tidak cukup. Maka operasional terancam terputus pada hari Jumat. Maka, dua hari sebelumnya, Dudung mengaku sibuk mengontak sejumlah pihak.

"Saya panggil direktur (perusahaan) batu bara, saya telepon BPKP, saya telepon Bareskrim, Dirjen Minerba hingga kejaksaan. Saya katakan 'kita harus buat kesepakatan.' Kalau demi bangsa dan negara, kita gak bisa terlalu banyak berpikir. Besok harus di-supply (batu bara). Kemudian, tanda tangan, (listrik) di Pulau Jawa gak mati," tutur dia mengenang momen tersebut.

Ia pun melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto bahwa pasokan listrik di Pulau Jawa tetap aman. Dudung kemudian meninggalkan KSP dan menuju ke kantor Kemenko Polkam untuk menerima jabatan baru sebagai Menko Polkam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article