Comscore Tracker

Kamu Harus Tahu! BPJAMSOSTEK Naikkan Manfaat Beasiswa Sampai 1.350 Persen

Kenaikan manfaat JKK dan JKM tanpa kenaikan iuran lho!

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2019 memberikan hadiah spesial bagi seluruh pekerja Indonesia.

Hal itu karena BPJAMSOSTEK melindungi mereka dengan memberikan peningkatan dan penambahan manfaat luar biasa melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tanpa kenaikan iuran. 

Salah satunya kenaikan manfaat beasiswa BPJAMSOSTEK yang mencapai 1.350%. Mau tahu info lengkapnya? Yuk, simak di bawah ini!

1. Manfaat lengkap JKK semakin baik karena ada peningkatan manfaat yang diatur pada PP Nomor 82/2019

Kamu Harus Tahu! BPJAMSOSTEK Naikkan Manfaat Beasiswa Sampai 1.350 PersenIDN Times/BPJAMSOSTEK

Program JKK yang diselenggarakan BPJAMSOSTEK meliputi perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, dari perjalanan pergi, pulang, dan di tempat bekerja, sampai perjalanan dinas. 

JKK selama ini telah hadir dengan manfaat lengkap, di antaranya perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, bantuan biaya transportasi korban kecelakaan kerja, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian sebesar 48 kali upah, santunan cacat total hingga maksimal sebesar 56 kali upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).

Manfaat lengkap JKK di atas menjadi semakin baik lagi karena adanya peningkatan manfaat yang diatur pada PP Nomor 82/2019. Seperti santunan pengganti upah selama tidak bekerja,  ditingkatkan nilainya menjadi sebesar 100% untuk 12 bulan dari sebelumnya 6 bulan dan seterusnya sebesar 50% hingga sembuh. 

PP Nomor 82/2019 juga meningkatkan manfaat biaya transportasi untuk mengangkut korban yang mengalami kecelakaan kerja. Biaya transportasi dinaikkan dari Rp1 juta menjadi maksimal Rp5 juta. Sementara itu, biaya transportasi angkutan laut naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Adapun angkutan udara dinaikkan menjadi Rp10 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta.

2. Manfaat program JKK yang mendapatkan kenaikan signifikan ialah beasiswa

Kamu Harus Tahu! BPJAMSOSTEK Naikkan Manfaat Beasiswa Sampai 1.350 PersenIDN Times/BPJAMSOSTEK

Bantuan beasiswa juga merupakan manfaat program JKK yang mendapatkan kenaikan signifikan di PP Nomor 82/2019. Sebelumnya, bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp12 juta untuk satu orang anak, sekarang menjadi maksimal sebesar Rp174 juta untuk dua orang anak sehingga kenaikan manfaat beasiswa BPJAMSOSTEK tersebut mencapai 1.350%.

Beasiswa tersebut akan diberikan sejak taman kanak-kanak (TK) hingga kuliah dengan besaran jumlah ditentukan sesuai tingkat pendidikan. 

Pertama, pendidikan TK-SD atau sederajat sebesar Rp1,5 juta per tahun untuk setiap orang dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 8 tahun.

Kedua, pendidikan SLTP atau sederajat sebesar Rp2 juta per orang setiap tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 3 tahun.

Ketiga, pendidikan SLTA atau sederajat sebesar Rp3 juta per tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 3 tahun.

Keempat, pendidikan tinggi maksimal strata 1 (S-1) atau pelatihan sebesar Rp12 juta per tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 5 tahun.

Pengajuan klaim beasiswa dilakukan setiap tahun. Bagi anak dari peserta yang belum memasuki usia sekolah sampai dengan sekolah di tingkat dasar, saat peserta meninggal dunia atau cacat total, beasiswa diberikan pada saat anak memasuki usia sekolah. Terakhir, beasiswa berakhir pada saat anak peserta mencapai usia 23 tahun, menikah atau bekerja.

Dengan skema manfaat beasiswa seperti di atas, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami putus sekolah akibat orangtuanya meninggal atau cacat total karena kecelakaan kerja.

3. Perlindungan program JKM juga meningkat 75% menjadi Rp42 juta

Kamu Harus Tahu! BPJAMSOSTEK Naikkan Manfaat Beasiswa Sampai 1.350 PersenIDN Times/BPJAMSOSTEK

Lewat PP Nomor 82/2019, Pemerintah juga menambahkan manfaat JKK dengan perawatan di rumah alias homecare. Tidak tanggung-tanggung, biaya homecare mencapai maksimal Rp20 juta per tahun untuk setiap kasus. Perawatan di rumah atau homecare diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan pengobatan ke rumah sakit.

PP tersebut juga mengatur pemeriksaan diagnostik yang dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus penyakit akibat kerja (PAK). Hal ini dilakukan untuk memastikan pengobatan dilakukan dilakukan hingga tuntas.

Perlindungan program JKM juga mendapat atensi khusus dari Pemerintah dengan total manfaat santunan JKM meningkat 75%, dari sebelumnya sebesar Rp24 juta menjadi Rp42 juta. 

Perinciannya ialah santunan kematian JKM naik dari Rp16,2 juta menjadi Rp20 juta. Santunan berkala meninggal dunia JKM dari Rp6 juta untuk 24 bulan menjadi Rp12 juta. Terakhir, biaya pemakaman naik dari Rp3 juta menjadi Rp10 juta. 

Manfaat JKM yang meliputi bantuan beasiswa juga mengalami perubahan dengan poin-poin yang sama dengan manfaat JKK, yaitu maksimal mencapai Rp174 juta untuk dua orang anak.

Untuk mengetahui manfaat lengkap dan persyaratan dari program perlindungan BPJAMSOSTEK dapat diakses melalui www.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya