Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memenuhi permintaan klarifikasi dalam penyelidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaqut akan menjelaskan perihal kuota haji tambahan untuk pelaksanaan Haji 2024.
"Jadi hari ini Gus Yaqut memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan soal isu yang belakangan ini berkembang, soal pembagian kuota haji tambahan. Ini untuk pelaksanaan haji tahun 2024," ujar Juru Bicara Yaqut, Anna Hasbi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).
Ana menilai, kedatangan mantan Ketua GP Ansor itu sebagai bentuk itikad baik untuk menaati hukum. Saat ini ini Yaqut pun masih diperiksa KPK.
"Jadi di dalam beliau akan memberikan keterangan dan menjelaskan soal proses bagaimana kuota itu dibagi karena pembagian kuota itu memang hal yang cukup rumit. Jadi harus ada penjelasan yang menyeluruh," ujarnya.
"Jadi nanti kita tunggu dari beliau apa yang ditanyakan di dalam," imbuhnya.
Diketahui, KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi penetapan kuota haji 2023-2025. Penyelidikan ini berdasarkan laporan masyarakat beberapa waktu lalu.
Sejumlah tokoh sempat dimintai keterangan KPK. Antara lain Ustaz Khalid Basalamah dan Kepala BPKH Fadlul Imansyah.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Eks Menag Yaqut Jelaskan Kuota Haji Tambahan ke KPK

Juru Bicara Yaqut Cholil Qoumas, Anna Hasbi (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Yaqut Cholil Tiba di KPK, Diperiksa Soal Penyelidikan Kuota Haji07 Aug 2025, 09:48 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Tiba di KPK07 Aug 2025, 09:39 WIB
Editorial Team
EditorDeti Mega Purnamasari
Related Article
OTT Bupati Klaten Diduga Terkait Pengadaan hingga Suap Pejabat BPK15 Oct 2026, 19:51 WIB
OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, KPK Temukan Uang Rp1 Miliar15 Oct 2026, 19:46 WIB
Markas Judol Berkedok Vila di Cianjur Digerebek, 9 Orang Diciduk!15 Oct 2026, 19:39 WIB
Belum Terungkap! Penyebab Keracunan Restoran 88 SEOUL Masih Misteri15 Oct 2026, 19:37 WIB
Punya Lembaga Baru, Prabowo Targetkan Tak Ada Lagi Kebakaran Gambut15 Oct 2026, 19:36 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Kena OTT KPK15 Oct 2026, 19:22 WIB
Tangis Pasangan Lansia di Cipinang Saat Akses Jalan Rumahnya Ditembok Tetangga15 Oct 2026, 19:20 WIB
144 Mahasiswa Poltekpar Palembang Sudah Bekerja Meski Belum Diwisuda15 Oct 2026, 19:18 WIB
Pusat Gelontorkan Rp84,5 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Seni Senggigi15 Oct 2026, 19:12 WIB
Pertamina Buka Suara soal Antrean di SPBU Kalbar yang Mengular15 Oct 2026, 19:05 WIB
Eks Kapolda Hadi Gunawan Resmi Mendaftar Jadi Calon Ketua Demokrat NTB15 Oct 2026, 19:01 WIB
Produk UMKM Dairi Dipromosikan di Event INACRAFT October Vol 5 JICC Jakarta15 Oct 2026, 19:00 WIB
Aset Disita, Korban Kriminalisasi di Semarang Layangkan Praperadilan15 Oct 2026, 19:00 WIB
RI Jadi Tuan Rumah Konferensi Ekonomi Kreatif Internasional, 51 Negara Hadir15 Oct 2026, 18:59 WIB
Koalisi Pers Unjuk Rasa, Desak Pencopotan Dirintelkam Polda Sumsel15 Oct 2026, 18:58 WIB
Polisi Usut Dugaan Kelalaian dan SOP Pemadaman Karhutla Maut Probolinggo15 Oct 2026, 18:54 WIB
Kasi Intel Gartap Jakarta Ngaku Tak Tahu Rumah Dinas Jadi Markas Judol15 Oct 2026, 18:52 WIB
Kronologi Maut Karhutla Probolinggo: 12 Orang Berangkat, 6 Jadi Korban15 Oct 2026, 18:33 WIB
Stafsus Gibran Tegaskan PLTP Kamojang Tak Pakai Sumber Air Tanah Warga15 Oct 2026, 18:33 WIB
Karhutla Maut di Probolinggo, Dua Korban Sekuriti Hotel15 Oct 2026, 18:27 WIB