Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ERK Meriahkan Hari Buruh di DPR, Bawa Lagu Sebelah Mata
Band Efek Rumah Kaca turut tampil memeriahkan peringatan Hari Buruh di kawasan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/6/2026) (IDN Times/Aryodamar)
  • Band Efek Rumah Kaca tampil di depan Gedung DPR saat peringatan Hari Buruh, membawakan tiga lagu yang disambut antusias para buruh.
  • Acara dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan menyebabkan penutupan jalan Gatot Subroto dari kawasan GBK hingga Slipi.
  • Para buruh menyuarakan tuntutan seperti pencabutan UU Cipta Kerja, pengesahan UU Ketenagakerjaan, serta penetapan upah minimum DKI Jakarta yang layak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Buruh dirayakan di depan gedung DPR di Jakarta. Banyak buruh datang dan bernyanyi bersama. Band Efek Rumah Kaca main lagu dari atas mobil besar. Jalannya ditutup karena ramai sekali. Ada juga buruh perempuan yang menari gembira. Mereka minta aturan kerja diganti dan upah pekerja dibuat lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peringatan Hari Buruh di depan Gedung DPR berlangsung meriah dengan kehadiran Efek Rumah Kaca yang tampil di atas mobil komando. Suasana menjadi hidup ketika para buruh ikut bernyanyi dan berjoget bersama, menunjukkan semangat kebersamaan dan ekspresi damai dalam menyuarakan aspirasi mereka melalui musik dan perayaan yang penuh energi positif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Band Efek Rumah Kaca turut tampil memeriahkan peringatan Hari Buruh di kawasan Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Mereka tampil di atas mobil komando yang terparkir di depan gerbang DPR.

Ada tiga lagi yang dibawakan ERK yakni Seperti Rahim Ibu, Mosi Tidak Percaya, Sebelah Mata. Para buruh pun ikut melantunkan lagu-lagu tersebut

Peringatan Hari Buruh yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB ini membuat jalan Gatot Subroto dari persimpangan dekat Gelora Bung Karno hingga Slipi ditutup.

Setelahnya, sejumlah buruh perempuan berkelompok dan berjoget ketika lagu Tor Monitor Ketua dari Ecko Show dimainkan.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan buruh. Salah satunya tuntutan yang disampaikan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Pertama, mencabut Undang-Undang Cipta Kerja dan Mendesak pengesahan UU Ketenagakerjaan. Kedua, wujudkan payung hukum bagi pekerja informal.

Ketiga, wujudkan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta yang layak bagi pekerja.

Editorial Team