Comscore Tracker

Bupati Kediri Bakal Rehab 1.400 Rumah Tidak Layak Huni

Terima kuota BSPS dari pemerintah pusat

Kediri, IDN Times -- Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menerima kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. 

Program bantuan yang diterima langsung Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ini akan diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang memiliki rumah tidak layak huni, khususnya yang tinggal di kawasan Kampung Inggris Pare.

1. Kuota sebanyak 1.400 unit

Bupati Kediri Bakal Rehab 1.400 Rumah Tidak Layak HuniDok. Pemkab Kediri

Kuota bantuan BSPS yang diterima Mas Bup dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini sebanyak 1400 unit. 

Program bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan rumah layak huni, khususnya di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini.

2. Persiapkan data rumah

Bupati Kediri Bakal Rehab 1.400 Rumah Tidak Layak HuniIlustrasi rumah rusak akibat bencana. ANTARA FOTO/Fauzan

Untuk menindaklanjuti bantuan tersebut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri saat ini sedang mempersiapkan data rumah tidak layak huni (RTLH) yang berhak menerimanya. 

Dari kuota tersebut, sebagian besar akan diprioritaskan untuk masyarakat di Kampung Inggris Pare, yang tercatat ada sekitar 300 unit RTLH kriteria rusak berat.

3. Efektif untuk mewujudkan rumah layak huni

Bupati Kediri Bakal Rehab 1.400 Rumah Tidak Layak HuniIlustrasi perumahan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Program BSPS sangat efektif dalam upaya mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat. Untuk tahap pertama terdapat 273 penerima dan saat ini secara fisik 90% sudah selesai. Sedangkan untuk tahap kedua terdapat 998 penerima yang saat ini dalam proses penyerahan buku tabungan dan sebagian sudah mulai dilakukan pembangunan fisik.

Untuk diketahui, melalui program BSPS warga akan mendapatkan bantuan pembiayaan stimulan rehabilitasi rumah sebesar 20 juta rupiah. Jumlah itu terinci dari 17,5 juta rupiah untuk belanja material bangunan dan sisanya 2,5 juta rupiah untuk ongkos tukang. (WEB)

Topic:

  • Jordi Farhansyah

Berita Terkini Lainnya