Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jakarta, IDN Times - Kecelakaan maut yang terjadi pada Kamis (1/8) di Karawaci, Tangerang, di mana melibatkan truk pengangkut tanah dengan minibus yang menewaskan empat orang, masih menyisakan duka mendalam.

Berikut beberapa fakta terkait kecelakaan maut yang secara ajaib sukses menyelamatkan seorang balita tanpa luka sedikit pun.

1. Kronologi kecelakaan

Dok. Istimewa

Kecelakaan antara kedua kendaraan ini berawal dari truk yang melaju dengan tak seimbang, kemudian as roda truk patah sehingga terguling dan menimpa sebuah minibus yang datang dari arah berlawanan.

Tanah yang ada di bak truk pun ikut tertumpah ke atas minibus dan menimbun kendaraan berwarna silver tersebut.

2. Truk melaju tidak seimbang

Ilustrasi kecelakaan (IDN Times/Cije Khalifatullah)

Truk yang mengangkut tanah menimpa minibus berwarna silver sehingga membuat empat orang tewas tersebut melaju tidak seimbang. Dikutip dari Antara, hal ini diungkapkan oleh Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Isa Ansori, bahwa truk tersebut melaju dengan kecepatan rendah namun tak seimbang.

3. Satu balita ditemukan selamat

(Ilustrasi rumah sakit) IDN Times/Sukma Shakti

Saat warga berusaha membantu evakuasi salah satu korban meninggal yang merupakan seorang perempuan, warga menemukan sesosok balita yang masih selamat dan tengah menangis.

Balita itu kemudian menjadi satu-satunya yang selamat dari minibus yang ringsek tersebut.

4. Wali Kota Tangerang turut menyampaikan duka citanya

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah (ISTIMEWA)

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, menyampaikan duka cita atas kecelakaan maut yang terjadi di Karawaci melalui Instagram miliknya.

"Innalillahi wainnailahi ra'jiun turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara kita pagi hari tadi. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya dan menerima semua amalannya. amiin", tulis Arief.

5. Larangan truk bermuatan besar melintas

pexels.com/Lukas

Selain menyampaikan duka citanya, Arief juga mengumumkan tentang surat edaran terkait larangan truk pasir atau tanah dengan yang bermuatan 8.500 kilogram melintas di wilayah Kota Tangerang dan mulai diberlakukan tepat ketika surat edaran dikeluarkan atau pada Kamis (1/8) lalu melalui akun Instagram-nya.

Editorial Team