Malang, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus melakukan pendataan pasca gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021). Hingga Sabtu sore, lima kecamatan yang mencatat adanya kerusakan bangunan akibat gempa 6,7 skala richter tersebut.
Gempa, 5 Kecamatan di Kabupaten Malang Laporkan Adanya Bangunan Rusak

Take a Deeper Read
1. Kerusakan bangunan tak hanya terjadi di wilayah pesisir
Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, lima kecamatan yang sudah mencatat adanya kerusakan bangunan antara lain, Poncokusumo, Wajak, Dampit, Donomulyo dan Sumbermanjing Wetan.
"Dampak gempa tidak hanya dirasakan warga di wilayah pesisir. Tetapi juga wilayah yang cukup jauh seperti Poncokusumo juga terdampak," katanya.
Menurut Sadono, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan di lapangan. Belum diketahui berapa banyak bangunan yang rusak serta korban jiwa. Selain pendataan, BPBD juga sedang melakukan evakuasi.
2. Belum ada laporan korban jiwa
Sejauh ini, BPBD Kabupaten Malang belum mendapat laporan resmi mengenai adanya korban jiwa. Pihaknya pun mengaku masih terus mencari informasi secara berkala.
"Data pasti terkait jumlah kerusakan bangunan masih belum ada. Karena sejauh ini laporan masih sporadis. Kalau untuk korban, sejauh ini saya belum mendapatkan informasi," tandasnya.
3. Gempa terjadi pada pukul 14.00 WIB
Seperti diketahui, gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,7 memicu guncangan sedang hingga kuat beberapa wilayah Jawa Timur (Jatim) pada hari ini, Sabtu (10/4). Beberapa BPBD melaporkan situasi masyarakat yang merasakan guncangan gempa di wilayahnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di beberapa wilayah administrasi, antara lain Kabupaten Malang, Blitar, Lumajang dan Kota Malang melaporkan intensitas guncangan gempa yang terjadi pada pukul 14.00 WIB. Terkait dengan parameter gempa, BMKG memutakhirkan parameter gempa M 6,1. Pusat gempa berada di laut dengan jarak 96 km arah selatan Kotan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jatim, dengan kedalaman 80 km.
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [BREAKING] Warga Surabaya Panik Rasakan Gempa Malang10 Apr 2021, 14:43 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Gempa di Malang Bikin Warga Berhamburan, Rumah Rusak10 Apr 2021, 16:09 WIB