Jakarta, IDN Times - Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Kamis (1/1/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa itu tak berisiko tsunami.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa terjadi sekitar pukul 13.02 WIB.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
Daryono mengungkapkan pusat gempa tercatat di darat pada jarak 30 kilometer arah Tenggara Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Gempa terjadi pada kedalaman 135 kilometer.
Gempa yang mengguncang Lanny Jaya itu dirasakan hingga wilayah Wamena dengan skala intensitas II-III MMI. Artinya, getaran dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hingga pukul 13.17 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," ujar dia.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini merupakan jenis menegah akibat deformasi bebatuan. Hal ini berdasarkan lokasi pusat gempa dan kedalamannya. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
