Jakarta, IDN Times - Sejak terjadinya gempat di Lombok pada 29 Juli 2018, terhitung sudah ada 316 kali gempa susulan yang terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun terus berupaya untuk melakukan penanganan guna menyelamatkan para korban termasuk pendaki yang ada di Gunung Rinjani.
Periode gempa yang terjadi di Lombok tersebut juga berjarak-jarak. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, periode gempa susulan yang terjadi hingga ratusan tersebut menunjukkan kestabilan.
“Justru bersyukur. Ini akan menghindari pada gempa besar yang bsia terjadi dalam satu periode,” ujarnya dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (31/7).
