Comscore Tracker

Dikasih Mawar Merah, Senyum Personel TNI dan Polri Merekah di Bawaslu

Sudah kah kamu berterima kasih?

Jakarta, IDN Times - Sejumlah orang yang tergabung dalam komunitas Spartan Nusantara membagikan bunga mawar kepada anggota TNI dan Polri yang tengah berjaga di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Minggu (26/5).

Meski jumlah orang yang membagikan bunga tak terlalu banyak, aparat keamanan yang mendapatkannya tetap tersenyum bahagia.

1. Bentuk dukungan bagi TNI-Polri

Dikasih Mawar Merah, Senyum Personel TNI dan Polri Merekah di BawasluIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Anggota Spartan Nusantara bernama Danish Mayza Yudanegara mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan rasa terima kasih kepada TNI-Polri yang telah menjaga keamanan khususnya di Jakarta saat kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019.

"Kami Spartan Nusantara ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak TNI dan Bapak Polri yang sudah menjaga kami dan mengamankan aksi 22 Mei kemarin," kata Danish, Minggu (26/5).

Baca Juga: FOTO: Situasi Sarinah Setelah Demo Bawaslu 21-22 Mei

2. Jumlah peserta sekitar 50 orang

Dikasih Mawar Merah, Senyum Personel TNI dan Polri Merekah di Bawaslu

Danish mengungkapkan bahwa setidaknya ada 50 orang anggota yang membagikan ratusan bunga kepada TNI dan Polri termasuk yang bertugas di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sebagai simbolis rasa terima kasih dan apresiasi, kami bagikan bunga. Agar bapak TNI dan bapak Polri tetap bersemangat menjaga keutuhan NKRI," ucap Danish.

3. Brimob sampaikan apresiasi

Dikasih Mawar Merah, Senyum Personel TNI dan Polri Merekah di Bawaslu

Salah satu anggota Brimob menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari masyarakat. Mereka pun menerima bunga dengan senang hati dan mengaku semakin bersemangat saat bertugas.

"Terima kasih, ini menjadi penyemangat kami. Kami bukan apa-apa tanpa bantuan dan dukungan masyarakat," ucap anggota Brimob tersebut sembari menerima bunga mawar.

Baca Juga: Kericuhan di Bawaslu Disamakan dengan '98, BJ Habibie: It's Not True

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You