Comscore Tracker

Hari Terakhir PSBB Transisi, Positivity Rate COVID-19 DKI 9,9 Persen

Anies sempat bilang positivity rate di atas 10 persen bahaya

Jakarta, IDN Times - Tingkat penambahan warga yang positif (positivity rate) COVID-19 Jakarta kembali naik pada hari terakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, Kamis (27/8/2020).

Berdsasarkan data yang dirilis Pemprov DKI Jakarta, positivity rate COVID-19 di Jakarta sepekan terakhir menjadi 9,9 persen pada hari ini. Sementara, positivity rate nasional mencapai 13,1 persen.

1. Positivity rate COVID-19 Jakarta sempat capai 10 persen selama dua hari berturut-turut

Hari Terakhir PSBB Transisi, Positivity Rate COVID-19 DKI 9,9 PersenIlustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Positivity rate COVID-19 Jakarta sepekan terakhir sempat bertahan di angka 10 persen selama dua hari berturut-turut, yakni pada Senin, 25 Agustus dan Selasa 26 Aggustus 2020. Namun, angka tersebut turun pada pada Rabu, 26 Agustus 2020 menjadi 9,8 persen.

Baca Juga: 5 Fakta Wacana Pembukaan Bioskop di Jakarta, Millennial Setuju Gak?

2. Anies sebut positivity rate 10 persen ke atas adalah tanda bahaya

Hari Terakhir PSBB Transisi, Positivity Rate COVID-19 DKI 9,9 PersenGubernur DKI Anies Baswedan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat mengatakan bahwa persentase positif COVID-19 mencapai 10 persen adalah tanda bahaya. Hal tersebut ia ungkapkan usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia di Balai Kota DKI Jakarta pada 17 Agustus lalu.

"Ambang batas disebut bahaya itu bila (positivity rate) di atas 10 persen. 5 persen ke bawah aman, di atas 10 persen membahayakan," jelas Anies saat itu.

3. Daftar positivity rate Jakarta dalam seminggu terakhir

Hari Terakhir PSBB Transisi, Positivity Rate COVID-19 DKI 9,9 PersenIlustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Berikut adalah persentase positif COVID-19 mingguan di Jakarta selama sepekan terakhir:

21 Agustus 2020: 8,7 persen (Indonesia 17,4 persen)
22 Agustus 2020: 9,1 persen (Indonesia 16,1 persen)
23 Agustus 2020: 9,6 persen (Indonesia 14,7 persen)
24 Agustus 2020: 10 persen (Indonesia 13,2 persen)
25 Agustus 2020: 10 persen (Indonesia 13,4 persen)
26 Agustus 2020: 9,8 persen (Indonesia 13,1 persen)
27 Agustus 2020: 9,9 persen (Indonesia 12,5 persen)

Baca Juga: Positif Rate Jakarta 10 Persen, Ahli: Pelacakan Belum Maksimal

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya