Comscore Tracker

Jumlah Pasien Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 DKI Berkurang

Bed isolasi di 98 RS Rujukan COVID-19 terpakai 59 persen

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperbarui data kapasitas di 98 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta pada Selasa (27/10/2020).

Dari data per Minggu, 25 Oktober 2020 nampak jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri dan dirawat di ICU 98 rumah sakit rujukan sudah berkurang dari data sebelumnya.

1. Tempat isolasi mandiri di RS rujukan COVID-19 Jakarta telah terpakai 59 persen

Jumlah Pasien Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 DKI BerkurangWarga melambaikan tangan dari jendela asrama mahasiswa dengan tanda "Positif COVID", ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Manchester, Inggris, Minggu (27/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Phil Noble)

Dari total 5.753, tempat tidur isolasi di 98 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 sudah terisi 59 persen. Pemprov DKI Jakarta mencatat, jumlah tersebut setara dengan 3.383 pasien COVID-19. Berarti, kapasitas yang tersisa 2.370 tempat tidur.

Baca Juga: Data Lengkap COVID-19 di Indonesia Per Selasa 27 Oktober 2020

2. Kapasitas ICU di 98 RS rujukan COVID-19 Terpakai 61 persen

Jumlah Pasien Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 DKI BerkurangPetugas berjalan ke arah ambulans (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta mencatat tempat tidur ICU sudah terpakai 61 persen atau setara dengan 479 pasien dari total 783 tempat tidur. Artinya, ada 302 tempat tidur ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 yang tersedia.

3. Jakarta Timur dan Pusat punya rumah sakit rujukan terbanyak

Jumlah Pasien Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 DKI BerkurangRSUP Persahabatan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P.)

Sebanyak 98 rumah sakit rujukan COVID-19 itu tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat.

Wilayah dengan jumlah rumah sakit rujukan pasien COVID-19 terbanyak ada di Jakarta Timur dengan total 23, dan Jakarta Pusat total 21 rumah sakit.

Baca Juga: [LINIMASA-4] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya