Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Grup 4 Khusus TNI AU Latihan Kemampuan Bertahan di Gunung dan Pantai
Grup 4 Khusus TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Survival Dasar di Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 hingga 11 Februari 2026. (dok. Dispenau)

Intinya sih...

  • Bekal utama bagi kru pesawat TNI AU adalah profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan bertahan hidup dalam mendukung tugas operasi penerbangan.

  • Peserta latihan mendapat materi teori dan praktik lapangan tentang teknik bertahan hidup di hutan dan wilayah pantai, navigasi darat, pemanfaatan sumber daya alam sekitar, pertolongan pertama, serta prosedur evakuasi darurat.

  • Seluruh prajurit TNI AU diharapkan memiliki keterampilan dan koordinasi yang solid untuk menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat saat menjalankan tugas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Grup 4 Khusus TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Survival Dasar di Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 hingga 11 Februari 2026. Latihan tersebut diikuti kru pesawat dari Skuadron Udara 5, Skuadron Udara 51, dan Skuadron Udara 52.

Selain unsur penerbang, latihan tersebut turut melibatkan Damkar Kabupaten Natuna, Basarnas Kabupaten Natuna, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, serta Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna.

1. Bekal utama bagi kru pesawat dalam mendukung tugas operasi penerbangan

Grup 4 Khusus TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Survival Dasar di Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 hingga 11 Februari 2026 (dok. Dispenau)

Asisten Operasi (Asops) Grup 4 Khusus, Kolonel Pnb Kamto Adi Saputra mewakili Komandan Grup 4 Khusus Marsma TNI I Ketut Adiyasa Ambara, membuka sekaligus menutup latihan tersebut. Dalam sambutannya, Adi mengatakan, profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan bertahan hidup menjadi bekal utama bagi kru pesawat dalam mendukung tugas operasi penerbangan.

“Setiap personel harus siap menghadapi kemungkinan terburuk di lapangan. Kemampuan survival menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan keberhasilan misi,” ujar dia dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

2. Mendapat berbagai materi teori dan praktik lapangan tentang teknik bertahan hidup

Grup 4 Khusus TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Survival Dasar di Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 hingga 11 Februari 2026 (dok. Dispenau)

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapat berbagai materi teori dan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi teknik bertahan hidup di hutan dan wilayah pantai, navigasi darat, pemanfaatan sumber daya alam sekitar, pertolongan pertama, serta prosedur evakuasi darurat.

3. Seluruh prajurit diharapkan memiliki keterampilan dan koordinasi yang solid

Grup 4 Khusus TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Survival Dasar di Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 hingga 11 Februari 2026 (dok. Dispenau)

Dengan latihan tersebut, seluruh personel diharapkan memiliki keterampilan dan koordinasi yang lebih solid, sehingga mampu menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat saat menjalankan tugas.

Editorial Team