Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gus Ipul Adukan Forum Keadilan ke Dewan Pers Konten Aliran Dana NU
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengadukan Forum Keadilan ke Dewan Pers terkait konten Madilog yang memuat wawancara Gus Lilur soal dugaan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.
  • Gus Ipul menilai konten yang tayang pada 12 dan 22 September 2026 tidak melakukan klarifikasi kepada pihak tertuduh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan merusak reputasi tokoh.
  • Ia menegaskan tudingan aliran dana hasil korupsi ke Muktamar NU adalah hoaks serta membedakan pengaduan terhadap media ini dari rencana somasi yang sebelumnya ditujukan kepada Gus Lilur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 September

Forum Keadilan menayangkan konten Madilog yang memuat wawancara Gus Lilur soal dugaan aliran dana ke Muktamar ke-35 NU.

22 September

Forum Keadilan kembali menayangkan konten Madilog terkait tudingan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.

28/9/2026

Gus Ipul melaporkan Forum Keadilan ke Dewan Pers. Ia menyebut tudingan dalam konten tersebut sebagai hoaks dan menilai tidak ada klarifikasi kepada pihak tertuduh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengadukan Forum Keadilan ke Dewan Pers terkait konten Madilog yang memuat wawancara mengenai dugaan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.
  • Who?
    Gus Ipul, mantan Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, mengadukan Forum Keadilan. Konten tersebut menayangkan wawancara dengan Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur.
  • Where?
    Pengaduan diajukan ke Dewan Pers. Gus Ipul menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    Gus Ipul menyampaikan pengaduan itu pada Senin, 28 September 2026. Konten Madilog yang dipersoalkan tayang pada 12 September dan 22 September 2026.
  • Why?
    Gus Ipul menilai konten tersebut ditayangkan tanpa klarifikasi atau tabayun kepada pihak tertuduh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan merusak reputasi sejumlah tokoh.
  • How?
    Gus Ipul mengajukan pengaduan terhadap media ke Dewan Pers, bukan somasi kepada Forum Keadilan. Ia menyatakan tudingan aliran dana hasil korupsi ke Muktamar NU merupakan hoaks.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gus Ipul mengadu Forum Keadilan ke Dewan Pers. Ia bilang ada video yang berkata uang Rp480 miliar mengalir ke Muktamar NU. Gus Ipul bilang itu kabar palsu. Ia juga bilang orang yang dituduh belum diminta penjelasan. Sekarang Dewan Pers mendapat aduan tentang media itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah Gus Ipul mengadukan konten tersebut ke Dewan Pers menunjukkan penggunaan mekanisme formal untuk menguji kepatuhan media terhadap kode etik jurnalistik. Proses ini juga menempatkan pentingnya klarifikasi dan tabayun dalam pemberitaan, sehingga tudingan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dapat diperiksa secara terbuka demi menjaga reputasi pihak-pihak terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarrta, IDN Times - Mantan Ketua Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melaporkan Forum Keadilan ke Dewan Pers. Hal itu terkait dengan konten yang menayangkan wawancara Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur, yang menyatakan ada aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.

"Yang saya laporkan Forum Keadilan, itu konten Madilog, yang (tayang) 12 September dan 22 September," ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/9/2026).

1. Tak ada tabayyun

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Gus Ipul mengatakan, konten tersebut tayang sebelum adanya klarifikasi dari pihak tertuduh. Sehingga, bisa menimbulkan kesalahpahaman.

“Ya, saya baru dari Dewan Pers untuk mengajukan pengaduan salah satu media ya, yang membuat konten dengan mengundang narasumber yang tidak kredibel di mana beberapa hal kita catat yang itu kalau tidak dilakukan klarifikasi, tabayun, bisa menimbulkan kesalahpahaman, juga bisa merusak reputasi sejumlah tokoh,” ucap dia.

2. Pastikan hoaks

Ilustrasi hoaks (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menegaskan, apa yang ada dalam wawancara pada video di Forum Keadilan itu adalah hoaks. Dia juga mempertanyakan apakah konten tersebut memenuhi kode etik jurnalistik atau tidak, sebab tidak ada konfirmasi dari pihak tertuduh.

“Ya saya pastikan hoaks. Jadi itu kan disebut-sebut ada aliran dana hasil korupsi ke Muktamar dan lain sebagainya, itu kami pastikan hoaks, itu kabar palsu, itu kabar tidak benar," kata dia.

3. Tidak somasi Forum Keadilan

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Gus Ipul menegaskan, pihaknya tidak melakukan somasi terhadap Forum Keadilan. Sebab, Gus Ipul sebelumnya, berencana somasi Gus Lilur.

“Beda, kalau yang ke Dewan Pers ini, ini adalah medianya ya, kita mengadukan medianya, ya," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article