Jakarta, IDN Times — Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) volume 2 sebagai dasar penyaluran bantuan sosial (bansos) Triwulan II tahun 2026. Pembaruan ini dilakukan guna memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan pembaruan DTSEN secara berkala merupakan langkah untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos.
“Ada yang sebelumnya tidak menerima, sekarang menerima. Dan ada yang selama ini menerima tetapi masuk ke inclusion error, sehingga tidak menerima lagi. Jadi memang data ini dinamis,” ujarnya, Rabu (15/4/2025).
