Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengatakan imigrasi berperan penting dalam menjaga kedaulatan negara dan membangun reputasi bangsa di kancah Internasional.
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi 2026, Edhie mendorong dua aspek penting dalam sistem imigrasi Indonesia. Pertama, imigrasi sebagai penjaga kedaulatan negara sesuai UU Nomor 63 Tahun 2024 tentang Keimigrasian. Kedua, imigrasi sebagai gerbang peradaban bangsa yang menggambarkan Indonesia di mata dunia.
Dalam sambutannya, Edhie mengutip filosofi politik dari penerima Nobel Sastra, Hannah Arendt, yang menyatakan, “The right to have rights is the fundamental condition of humanity,” yang berarti hak asasi manusia hanya bermanfaat jika dijamin negara dan hukum.
Karena itu, menurut pria yang akrab disapa Ibas, imigrasi yang humanis harus dilaksanakan dengan adil dan bermartabat, sesuai dengan konstitusi negara.
