Jakarta, IDN Times - Putra sulung Presiden ketiga RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, menilai Indonesia hingga kini belum kembali ke sistem autokrasi meski kritik terhadap arah reformasi terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, dinamika yang terjadi justru bagian dari proses demokrasi.
Ilham mengatakan inti reformasi 1998 adalah perubahan besar dari sistem pemerintahan yang terpusat menuju demokrasi yang lebih terbuka. Dia menilai fondasi terpenting reformasi adalah pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif agar tidak terjadi monopoli kekuasaan.
“Kalau kita meringkas dalam satu kalimat reformasi ini fundamentalnya apa? Transisi dari autokrasi ke demokrasi,” kata Ilham dalam program Real Talk with Uni Lubis, dikutip Senin (18/5/2026)
