Jakarta, IDN Times - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, Iman Brotoseno, dilaporkan mengundurkan diri pada Senin (23/2/2026). Isu mantan sutradara itu mundur muncul setelah terdapat potongan video pertemuan virtual lewat zoom berisi pengumumannya yang tak lagi menjabat kursi dirut.
Iman mengakui, keputusan untuk mundur mengejutkan berbagai pihak. Tetapi, keputusan tersebut sudah didiskusikan dengan orang-orang terdekatnya.
"Memang ini sangat mengejutkan ya. Tapi saya sudah berdiskusi dengan keluarga, dewan pengawas (TVRI) dan ini adalah keputusan yang terbaik," ujar Iman di dalam pertemuan virtual tersebut.
Ia pun menitipkan kepada petinggi di TVRI agar peliputan menyangkut Istana dikawal ketat. Ia berharap, tidak ada keluhan dari pihak Istana terkait peliputan tim TVRI.
Ketika IDN Times mengonfirmasi informasi pengunduran diri itu kepada Iman, ia tak merespons pesan pendek yang dikirimkan. Namun Direktur Program dan Berita TVRI Arif Kuswardono mengatakan, akan ada rilis khusus terkait pengunduran diri Iman.
"Nanti akan ada rilisnya yang disampaikan hari ini," ujarnya lewat pesan pendek, Senin.
Komisi VII DPR RI yang menjadi mitra TVRI di parlemen juga sudah mendengar pengunduran diri Iman. Meski mereka masih terus melakukan klarifikasi kepada pihak TVRI.
"Saya dengar memang sudah mundur. Katanya Pak Iman sakit. Sakitnya apa, saya belum tahu," ujar Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, di dalam keterangan pada hari ini.
Iman ditetapkan sebagai Dirut TVRI pada 2020 lalu untuk menggantikan Helmy Yahya. Mundurnya Iman mengejutkan banyak pihak. Apalagi langkah itu terjadi di saat TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Rencananya, acara empat tahunan sekali itu berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
