Jakarta, IDN Times - Pemerintah dan DPR kembali melakukan rapat koordinasi terkait evaluasi pemulihan bencana di Pulau Sumatra di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Salah satu target yang disepakati untuk dicapai pemulihan di beberapa daerah yang masih membutuhkan atensi baru selesai sebelum Idul Fitri 2026. Hal itu disampaikan pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Syamsurijal, Sari Yuliati, dan Saan Mustopa secara bergantian.
"Satuan tugas pemulihan pascabencana DPR RI dan satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam Sumatra pemerintah, bersama dengan pemerintah daerah akan memaksimalkan percepatan pemulihan kepada beberapa daerah yang masih memerlukan atensi dampak, selesai sebelum Hari Raya Idulfitri 2026," ujar Dasco.
Berdasarkan data yang dipaparkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, ada 11 daerah di tiga provinsi yang masih membutuhkan atensi khusus. Wilayah itu meliputi Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.
Apalagi masih ada daerah yang kembali terkena banjir susulan, sehingga menghambat proses pemulihan. Area itu berada di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
