Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ISPA akibat Karhutla Capai 333.470 Kasus, 75.172 Balita Terdampak
Karhutla yang terjadi di Provinsi Riau (dok polda riau)
  • Kemenkes mencatat 333.470 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sejak 18 Agustus hingga 21 Oktober 2026, termasuk 75.172 kasus pada balita.

  • Pemerintah menyiagakan 1.691 puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, 87 laboratorium kesehatan masyarakat, serta 491 rumah oksigen untuk menangani dampak asap.

  • Kemenkes mengimbau warga memantau kualitas udara via ISPUnet dan SATUSEHAT, mengurangi aktivitas luar ruangan, memakai masker, minum air, serta berobat bila gejala memburuk.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, sebanyak 75.172 kasus dialami anak berusia 0 sampai 5 tahun atau balita.

Berdasarkan data Kemenkes per 21 Oktober 2026, akumulasi kasus tersebut dihitung sejak 18 Agustus 2026. Sementara itu, sebanyak 258.298 kasus lainnya tercatat pada kelompok usia di atas 5 tahun.

1. Sebanyak 1.691 puskesmas disiagakan

Pemprov Kalbar akan cari solusi penanggulangan karhutla. (IDN Times/adpim).

Di tengah dampak asap karhutla, pemerintah menyiagakan ribuan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes, Then Suyanti, mengatakan pemerintah memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

"Untuk penyiapan layanan kesehatan, tentunya kita cek bagaimana kesiapan pos layanan kesehatan, seperti di seluruh puskesmas di wilayah terdampak yaitu ada 1.691 puskesmas yang kita siagakan," ujar Suyanti dalam keterangan.

2. Pemerintah siapkan 491 rumah oksigen

Pemprov Kalteng sediakan Rumah Oksigen dan bagikan masker bagi masyarakat. (Dok. Pemprov Kalteng)

Selain puskesmas, Kemenkes menyiapkan 360 rumah sakit rujukan dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) untuk mendukung penanganan dampak kesehatan akibat karhutla.

"Pemerintah daerah juga telah menyediakan 491 rumah oksigen di sejumlah wilayah terdampak," ucapnya.

3. Kemenkes imbau warga tak aktivitas di luar

Ilustrasi Anak penyakit ISPA. (IDN Times/Anjani Asra)

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk memantau kualitas udara melalui ISPUnet yang telah terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT.

Dia mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami sesak napas atau batuk yang semakin memburuk.

Curated For You

Editorial Team

Related Article