Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Prabowo Subianto mengucapkan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menuntaskan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Sikap Pemerintah Indonesia usai tiga prajurit gugur, kata Prasetyo, telah disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Menlu Sugiono lewat akun media sosial Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sudah mengutuk keras serangan Israel di Lebanon Selatan. Sebab, serangan Israel dianggap secara signifikan meningkatkan risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian PBB dan melemahkan pelaksanaan mandat UNIFIL, yakni resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.
"Pemerintah telah menyampaikan sikap dan menyayangkan kejadian ini. Kami juga sudah meminta kepada otoritas terkait untuk melakukan investigasi," ujar Prasetyo di dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Tiga prajurit TNI yang bertugas di Lebanon gugur dalam dua serangan berbeda dalam kurun 24 jam. Meski begitu, publik tetap mendesak agar Presiden Prabowo sendiri yang memberikan respons atas gugurnya ketiga prajurit TNI tersebut.
