Jakarta, IDN Times - Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, menyatakan bakal tegas kepada anggota kabinetnya jika terpilih nanti. Dia tak mau pandang bulu, dan siap menghukum siapa saja yang salah.
Anies mengatakan, ada tiga kriteria yang akan digunakan untuk menyusun kabinet pada pemerintahannya nanti. Anies tak menampik penyusunan kabinet adalah sebuah keputusan politik. Sehingga, ada faktor politik yang akan dipertimbangkan pada saat menyusun kabinet.
Kedua, Anies memastikan akan menunjuk orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing. Terakhir, dia berjanji akan menunjuk orang-orang yang tidak bermasalah.
"Nah bagaimana menyusun kabinet? Kabinet adalah sebuah keputusan politik, tentu ada faktor politik," kata Anies dalam acara Desak Anies, di Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Lebih lanjut, Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, ketika kabinetnya akan menyusun kebijakan maka harus berpegang pada sebuah ideologi yaitu ideologi kesejahteraan dan kesetaraan.
"Sehingga, ketika mengambil keputusan harus jelas siapa dapat apa, bagaimana, berapa, di mana," ujarnya.
Anies memastikan di pemerintahannya nanti kepentingan publik menjadi nomor satu. Oleh karena itu, ketika ada menteri di kabinetnya yang bermasalah, dia bakal mendisiplinkannya.
"Dan bagaimana kami menjaga kepentingan publik tetap menjadi nomor satu, disiplinkan bila ada pelanggaran," kata dia.