Rapat Koordinasi Panitia MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, di Gedung Grhadika Bakti Praja Semarang, Senin, 20 April 2026. (dok. Pemprov Jateng)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyatakan, rangkaian kegiatan gelaran tersebut meliputi:
Kedatangan dan registrasi kafilah: 11-12 September 2026
Pembukaan: 12 September 2026
Pelaksanaan lomba: 13-19 September 2026
Penutupan: 19 September 2026
Kepulangan kafilah: 20 September 2026.
Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan pembukaan dan penutupan berada di Lapangan Simpang Lima. Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ akan digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Adapun, Pawai Ta’aruf akan dimulai di Halaman Balai Kota Semarang dan finis di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Adapun venue musabaqoh/lomba meliputi Lapangan Simpang Lima Semarang; Studio Kreasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Tenaga Kerja; Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah; Aula Masjid Baiturrahman; Rumah Dinas Walikota Semarang; Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah; Aula Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah; Aula Sasana Widyapraja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah; Gedung Semeru BP2KLK Semarang; Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo; Gedung Prof. Soedarto, dan Gedung Imam Bardjo kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Sumarno menyatakan telah menyiapkan logo, maskot, dan tema pada ajang tersebut. "Logo, maskot, dan usulan tema ini akan diusulkan ke Kemenag RI dan untuk disetujui dan ditetapkan," kata dia saat Rapat Koordinasi Panitia MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, di Gedung Grhadika Bakti Praja Semarang, Senin, 20 April 2026.
Logo MTQ ini menggambarkan harmoni antara spiritualitas Islam, kearifan budaya Jawa, dan identitas Kota Semarang. Sumarno mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum membangun generasi qurani yang berilmu, berakhlak, dan berbudaya.