Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-10-20 at 11.42.05 (3).jpeg
Konpers Jakarta Economic Forum di Pendopo Balai Kota,.Senin (20/10/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • Jakarta menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional

    Pangsa Jakarta terhadap PDB nasional sebesar 16,61% dengan pertumbuhan ekonomi positif 5,18% (yoy).

    Penopang ekonomi bergeser ke sektor jasa, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif.

  • Jakarta berkontribusi 16,61 persen terhadap PDB nasional

    Dukungan penuh Pemprov DKI terhadap penyelenggaraan JEF 2025.

    Penting untuk menyukseskan Jakarta Economic Forum ini bersama-sama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta bersinergi menyukseskan penyelenggaraan Jakarta Economic Forum (JEF) 2025.

JEF merupakan ajang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran Jakarta sebagai lokomotif ekonomi nasional sekaligus kota global yang tangguh dan berdaya saing.

Kepala KPw BI DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan JEF 2025 bertujuan menumbuhkan optimisme menuju Jakarta sebagai kota global yang berbudaya, tangguh, dan berdaya saing. Selain itu, forum ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi pentahelix antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media.

“Semangatnya terangkum dalam slogan ‘Jaga Kota, Jaga Ekonomi, Jaga Persatuan’,” ujar Iwan di Balai Kota Jakarta, Senin (20/10/2025).

1. Jakarta menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional

Konpers Jakarta Economic Forum di Pendopo Balai Kota,.Senin (20/10/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Iwan menjelaskan, Jakarta memiliki potensi besar dalam memperkuat posisinya sebagai penggerak utama ekonomi nasional. Dengan pangsa Jakarta sebesar 16,61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan pertumbuhan ekonomi positif 5,18 persen (yoy), Jakarta terus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

"Secara struktural, penopang ekonomi Jakarta kini semakin bergeser ke sektor jasa, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

2. Jakarta berkontribusi 16,61 persen terhadap PDB nasional

Ilustrasi Jakarta, Bundaran HI (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan dukungan penuh Pemprov DKI terhadap penyelenggaraan JEF 2025.

“Jakarta berkontribusi 16,61 persen terhadap PDB nasional, ini capaian yang luar biasa. Karena itu penting bagi kami untuk menyukseskan Jakarta Economic Forum ini bersama-sama,” ujar Suharini yang akrab disapa Eli.

3. Pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,18 persen

ilustrasi Jakarta (IDN Times/Herka Yanis)

Eli menyampaikan, Pemprov DKI turut berpartisipasi melalui tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan mengisi booth UMKM selama kegiatan berlangsung.

Pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,18 persen pada triwulan terakhir, kata dia, juga ditopang oleh berbagai proyek pembangunan infrastruktur dan program padat karya yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Ia menambahkan, meski Jakarta akan menghadapi tantangan berupa pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) pada tahun 2026, Pemprov DKI tetap optimistis menjaga stabilitas fiskal dan kinerja aparatur.

“Pesan Pak Gubernur jelas, meski alokasi DBH berkurang, tidak boleh ada keluhan. Hak ASN tetap terpenuhi, termasuk Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Sebagai imbalannya, kita harus bekerja lebih baik dengan strategi inovatif dan creative financing,” tegasnya.

Editorial Team