Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jejak Keturunan Hadramaut Yaman dalam Silsilah Wali Songo
Ilustrasi foto Sunan Ampel (wonderfulimages.kemenpar.go.id)
  • Sejumlah sumber sejarah menyebut beberapa anggota Wali Songo memiliki garis keturunan dari Hadramaut, Yaman, yang terhubung dengan keluarga Sayyid Alawiyyin dan keturunan Nabi Muhammad SAW.
  • Bukti keterkaitan tersebut terlihat dari kesamaan mazhab Syafi’i bercorak tasawuf, penghormatan terhadap Ahlul Bait, serta tradisi keagamaan seperti Maulid Nabi dan Doa Nur Nubuwwah.
  • Tokoh-tokoh seperti Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Giri, dan Sunan Kudus diyakini memiliki silsilah yang bersambung hingga ulama Hadramaut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
abad ke-13

Muhammad Shahib Mirbath, ulama Hadramaut, hidup pada abad ke-13 dan menjadi leluhur sejumlah tokoh yang dikaitkan dengan Wali Songo.

abad ke-15

Raja-raja Jawa pada abad ke-15 menggunakan gelar 'Alam Akbar', yang juga dipakai oleh Jamaluddin Akbar dari Gujarat, keturunan Muhammad Shahib Mirbath.

1448

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah lahir di Mesir pada tahun 1448 dari pasangan Syarif Abdullah dan Nyi Mas Rara Santang.

1470 Masehi

Sunan Drajat atau Qasim bin Muhammad Ali Rahmatullah diperkirakan lahir pada 1470 Masehi sebagai putra Sunan Ampel dan adik Sunan Bonang.

kini

Berbagai sumber sejarah dan penelitian modern terus menelusuri jejak keturunan Hadramaut dalam silsilah para Wali Songo di Nusantara.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sejumlah tokoh Wali Songo di Jawa disebut memiliki garis keturunan dari Hadramaut, Yaman, berdasarkan berbagai catatan sejarah dan penelitian tentang asal-usul serta silsilah mereka.
  • Who?
    Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Giri, dan Sunan Kudus disebut sebagai wali yang memiliki hubungan keturunan dengan keluarga Sayyid Alawiyyin dari Hadramaut.
  • Where?
    Keterkaitan ini ditemukan dalam konteks penyebaran Islam di Pulau Jawa serta hubungan genealogis dengan wilayah Hadramaut di Yaman dan beberapa daerah Asia Tengah.
  • When?
    Peristiwa dan silsilah tersebut berkaitan dengan masa dakwah Wali Songo pada abad ke-15 hingga ke-16 Masehi di Nusantara.
  • Why?
    Keterhubungan ini diyakini karena adanya kesamaan tradisi keagamaan, mazhab Syafi’i bercorak tasawuf, serta penghormatan terhadap Ahlul Bait yang juga berkembang di Hadramaut.
  • How?
    Keterangan mengenai garis keturunan diperoleh melalui penelusuran silsilah keluarga para wali dalam berbagai buku dan jurnal sejarah yang meneliti asal-usul mereka dari jalur Jamaluddin al-Husein hingga Sayyid Ahmad bin Isa al-Muhajir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dulu ada para wali yang namanya Wali Songo. Mereka orang baik yang mengajarkan Islam di Jawa. Banyak dari mereka katanya punya keluarga dari Hadramaut, tempat jauh di Yaman. Ada Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Giri, dan Sunan Kudus. Mereka semua saling terhubung lewat keluarga besar yang mencintai Nabi Muhammad SAW.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan kekayaan sejarah yang memperlihatkan keterhubungan budaya dan spiritual antara Nusantara dan Hadramaut. Melalui silsilah Wali Songo, tampak bagaimana nilai-nilai keilmuan, tasawuf, dan penghormatan terhadap Ahlul Bait berpadu dalam dakwah Islam di Jawa. Keterkaitan ini mencerminkan warisan lintas wilayah yang memperkaya identitas keagamaan dan kebudayaan Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nama-nama Wali Songo begitu lekat dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Namun di balik kisah dakwah mereka di tanah Jawa, sejumlah riwayat menyebutkan bahwa beberapa anggota Wali Songo memiliki hubungan keturunan dengan wilayah Hadramaut, Yaman.

Hal ini turut diperkuat oleh sejumlah temuan. Dikutip dari buku Walisongo: Sebuah Biografi karya Asti Musman, terdapat beberapa bukti yang menunjukkan keterkaitan Wali Songo dengan keturunan Hadramaut. Di antaranya ialah kesamaan mazhab Syafi’i yang bercorak tasawuf serta penghormatan terhadap Ahlul Bait atau keturunan Nabi Muhammad SAW.

Beberapa amalan yang juga ditemukan dalam tradisi masyarakat Hadramaut antara lain peringatan Maulid Nabi, pembacaan Doa Nur Nubuwwah, serta berbagai amalan keagamaan lainnya.

Selain itu, raja-raja Jawa pada abad ke-15 diketahui menggunakan gelar “Alam Akbar”, yang juga dipakai oleh Jamaluddin Akbar dari Gujarat. Jamaluddin Akbar disebut sebagai cucu dari keluarga besar Azhamat Khan (Abdullah Khan) bin Abdul Malik bin Alwi, keturunan Muhammad Shahib Mirbath, seorang ulama Hadramaut pada abad ke-13.

Dikutip dari jurnal “Interseksi Budaya dan Peradaban Negara-Negara di Samudra Hindia: Perspektif Indonesia” karya Dedi Supriadi Adhuri, dkk, kebanyakan anggota Wali Songo disebut berasal dari kalangan Sayyid Alawiyyin, yakni keturunan Nabi Muhammad SAW dari Hadramaut, Yaman. Beberapa di antaranya ialah Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Ampel, dan Maulana Malik Ibrahim.

Berikut beberapa Wali Songo yang diyakini memiliki garis keturunan Hadramaut.


1. Sunan Gresik

Sunan Gresik (id.pinterest.com/abdulgapero)

Sunan Gresik adalah wali pertama yang menyebarkan Islam di tanah Jawa. Dilansir laman NU Online, ia juga memiliki gelar “Ki Saka Pati Bantala”. 

Gelar “Ki Saka” dimaknai sebagai sosok sesepuh berilmu tinggi dan menjadi panutan, sedangkan “Pati Bantala” merujuk pada penguasa atau pemimpin. 

Dikutip dari jurnal “Menelusuri Mazhab Walisongo” karya Kholili Hasib, Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik disebut memiliki garis keturunan dari Hadramaut. 

Silsilahnya ditelusuri melalui sang kakek, Jamaluddin al-Husein dari Bani Alawiyyin, yang memiliki hubungan keturunan dengan Sayid Ahmad bin Isa al-Muhajir, tokoh asal Irak yang menetap di Hadramaut, Yaman, dan masih terhubung dengan keturunan Sayidina Ali bin Abi Thalib RA, keponakan yang juga menantu Nabi Muhammad SAW.

2. Sunan Ampel

Sunan Ampel (id.pinterest.com/abdulgapero)

Dalam jurnal yang sama, disebutkan bahwa Sunan Ampel atau Raden Rahmat merupakan keturunan Ibrahim al-Akbar atau Ibrahim As Samarqandi, salah satu anak Jamaluddin al-Husein, yang juga merupakan kakek Maulana Malik Ibrahim.

Menurut Babad Diponegoro yang dikutip dalam jurnal “Pendekatan Pendidikan atau Dakwah Para Wali di Pulau Jawa” karya Rubini, Sunan Ampel disebut berperan dalam perancangan kerajaan Islam di Jawa, termasuk mengangkat Raden Fatah sebagai Sultan Demak. 

3. Sunan Bonang

Sunan Bonang (id.pinterest.com/abdulgapero)

Sunan Bonang atau Raden Makdum Ibrahim merupakan putra dari Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila, putri Arya Teja atau Adipati Tuban. 

Dikutip dari jurnal “Peran Wali Songo (Sunan Bonang) dengan Media Da’wah dalam Sejarah Penyebaran Islam di Tuban, Jawa Timur” yang ditulis Warsini, menurut Babad Risaking Majapahit dan Babad Cerbon, Sunan Bonang memiliki beberapa saudara perempuan serta seorang adik bernama Raden Qasim yang kemudian dikenal sebagai Sunan Drajat. 

Karena merupakan keturunan Sunan Ampel, Sunan Bonang juga diyakini memiliki garis keturunan Hadramaut, Yaman, yang terhubung dengan silsilah Jamaluddin al-Husein.


4. Sunan Drajat

Sunan Drajat (id.pinterest.com/abdulgapero)

Sunan Drajat atau Qasim bin Muhammad Ali Rahmatullah bin Ibrahim As-Samaraqandi merupakan salah satu putra dari Sunan Ampel dan adik dari Sunan Bonang. Dikutip dari buku “Sunan Drajat: Jejak Para Wali” karya Tri Saworsi, Sunan Drajat diperkirakan lahir pada 1470 Masehi. 

Sama seperti kakaknya, Sunan Drajat juga diyakini memiliki garis keturunan Hadramaut melalui ayahnya, Sunan Ampel, yang merupakan keturunan Jamaluddin al-Husein dari kalangan Bani Alawiyyin.


5. Sunan Gunung Jati

Sunan Gunung Jati (id.pinterest.com/abdulgapero)

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah merupakan putra Syarif Abdullah dan Nyi Mas Rara Santang, putri Prabu Siliwangi. Ia disebut lahir di Mesir pada tahun 1448. Ia juga merupakan salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di Jawa Barat sekaligus pendiri Kesultanan Cirebon. 

Mengutip jurnal “Perjuangan Sunan Gunung Jati dalam Penyebaran Islam di Jawa Barat” karya Muhammad Miftah Farid, ayah Sunan Gunung Jati, yakni Syarif Abdullah, disebut merupakan keturunan Raja Mesir yang memiliki garis nasab hingga Nabi Muhammad SAW melalui Husein bin Ali bin Abi Thalib RA, cucu Rasulullah SAW.

Sementara itu, tulisan pada kolom Magister KPI UIN Sunan Kalijaga menyebut Syarif Abdullah juga terhubung dengan keturunan Syekh Muhammad Shahib Mirbath, ulama besar dari Hadramaut, Yaman, yang silsilahnya bersambung hingga Rasulullah SAW melalui jalur Husein bin Ali bin Abi Thalib RA.


6. Sunan Giri

Sunan Giri (id.pinterest.com/abdulgapero)

Sunan Giri atau Raden Ainul Yaqin merupakan anak dari Maulana Ishaq dan Nyi Sekardadu, putri Blambangan. Dilansir dari laman Hadramaut Info, terdapat pendapat yang mengatakan bahwa Maulana Ishaq disebut memiliki garis keturunan Nabi Muhammad SAW melalui jalur Husein bin Ali bin Abi Thalib RA. 

Maulana Ishaq, ayah Sunan Giri, merupakan seorang ulama dari Asia Tengah yang datang ke Nusantara untuk menyebarkan agama Islam. Dalam sejumlah riwayat, silsilahnya disebut masih terhubung dengan keluarga Sayyid Alawiyyin dari Hadramaut, Yaman melalui Jamaluddin Akbar al-Huseini atau Jamaluddin al-Kubro.


7. Sunan Kudus

Sunan Kudus (id.pinterest.com/abdulgapero)

Dikutip dari jurnal “Ulama Intelektual Abad 15-16 M” karya Meli Yuliana dan Ahmad Abad Mustofa, Sunan Kudus atau Syeikh Jafar Syadiq merupakan anak dari Sultan Ngudung atau Usman Hajji, seorang panglima perang Kesultanan Demak, dan Nyai Anom Mayuran atau Syarifah Ruhil atau Dewi Ruhil, keturunan dari Sunan Ampel. 

Karena merupakan cucu Sunan Ampel, Sunan Kudus juga sering dikatakan memiliki garis keturunan Hadramaut yang terhubung melalui ibunya.


Editorial Team