Jakarta, IDN Times - Nama-nama Wali Songo begitu lekat dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Namun di balik kisah dakwah mereka di tanah Jawa, sejumlah riwayat menyebutkan bahwa beberapa anggota Wali Songo memiliki hubungan keturunan dengan wilayah Hadramaut, Yaman.
Hal ini turut diperkuat oleh sejumlah temuan. Dikutip dari buku Walisongo: Sebuah Biografi karya Asti Musman, terdapat beberapa bukti yang menunjukkan keterkaitan Wali Songo dengan keturunan Hadramaut. Di antaranya ialah kesamaan mazhab Syafi’i yang bercorak tasawuf serta penghormatan terhadap Ahlul Bait atau keturunan Nabi Muhammad SAW.
Beberapa amalan yang juga ditemukan dalam tradisi masyarakat Hadramaut antara lain peringatan Maulid Nabi, pembacaan Doa Nur Nubuwwah, serta berbagai amalan keagamaan lainnya.
Selain itu, raja-raja Jawa pada abad ke-15 diketahui menggunakan gelar “Alam Akbar”, yang juga dipakai oleh Jamaluddin Akbar dari Gujarat. Jamaluddin Akbar disebut sebagai cucu dari keluarga besar Azhamat Khan (Abdullah Khan) bin Abdul Malik bin Alwi, keturunan Muhammad Shahib Mirbath, seorang ulama Hadramaut pada abad ke-13.
Dikutip dari jurnal “Interseksi Budaya dan Peradaban Negara-Negara di Samudra Hindia: Perspektif Indonesia” karya Dedi Supriadi Adhuri, dkk, kebanyakan anggota Wali Songo disebut berasal dari kalangan Sayyid Alawiyyin, yakni keturunan Nabi Muhammad SAW dari Hadramaut, Yaman. Beberapa di antaranya ialah Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Ampel, dan Maulana Malik Ibrahim.
Berikut beberapa Wali Songo yang diyakini memiliki garis keturunan Hadramaut.
