Jemaah haji asal Indonesia tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat (08/05/2026) dini hari (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai 38 hingga 43 derajat Celsius.
Maria meminta jemaah lebih bijak dalam mengatur aktivitas harian selama berada di Tanah Suci.
“Jemaah harus lebih bijak mengatur aktivitas. Utamakan ibadah wajib, perbanyak istirahat, makan tepat waktu dan minum air putih dengan cukup. Imbau agar menggunakan alas kaki, membawa identitas diri, memakai pelindung seperti payung atau topi saat di luar ruangan. Segera beristirahat jika tubuh terasa lelah,” kata dia.
Ia juga menekankan perhatian khusus bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.
“Bagi jemaah lansia, disabilitas dan memiliki penyakit komorbid, hendaknya terus berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan dan ketua sektor. Jangan ragu melapor jika mengalami keluhan kesehatan seperti pusing, sesak napas, demam, batuk serta atau kondisi tubuh lainnya yang dirasa menurun karena kesehatan adalah bekal utama menuju puncak haji. Jangan menunggu kondisi memburuk,” imbuhnya.
Dengan semakin banyaknya jemaah yang tiba di Arab Saudi, Kemenhaj terus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kesiapan ibadah. Di tengah cuaca ekstrem dan rangkaian ibadah yang padat, disiplin jemaah menjadi kunci untuk menjalani puncak ibadah haji dengan optimal.