Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Pelajari Teknologi Industri ke China
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menyambangi Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis (11/6/2026). (IDN Times/Tino)
  • Jusuf Kalla mengajak pimpinan perguruan tinggi dan dekan teknik dari Makassar ke China untuk melihat langsung perkembangan teknologi serta industri.
  • Selama empat hari, rombongan dijadwalkan mengunjungi Huawei guna membandingkan perkembangan teknologi informasi dan kemampuan teknologi Indonesia dengan China.
  • Rombongan juga akan mengunjungi industri di Jakarta untuk mempelajari penerapan teknologi, sebagai bahan pembelajaran peningkatan kemampuan teknologi dan SDM Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (20/9/2026)

JK mengajak pimpinan perguruan tinggi dan dekan fakultas teknik dari Makassar mengunjungi China untuk mempelajari teknologi dan industri.

empat hari

Rombongan akan mempelajari teknologi informasi di China, termasuk mengunjungi Huawei, serta dijadwalkan melihat penerapan teknologi di sejumlah industri di Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jusuf Kalla mengajak pimpinan perguruan tinggi dan dekan fakultas teknik dari Makassar mengunjungi China untuk mempelajari perkembangan teknologi informasi, industri, serta penerapan teknologi.
  • Who?
    Jusuf Kalla bersama Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Ir. Suharman Hamzah, dekan teknik dan pimpinan perguruan tinggi dari Makassar, termasuk Universitas Hasanuddin, UNM, UIN Alauddin, dan Universitas Bosowa.
  • Where?
    Rombongan dijadwalkan mengunjungi China, termasuk Huawei, serta sejumlah industri di Jakarta. Jusuf Kalla menyampaikan agenda tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
  • When?
    Jusuf Kalla menyampaikan rencana kunjungan pada Minggu, 20 September 2026. Kunjungan ke China dijadwalkan berlangsung selama empat hari.
  • Why?
    Kunjungan dilakukan agar akademisi dapat melihat kemajuan teknologi China, membandingkan kemampuan teknologi, serta mempelajari penerapan teknologi informasi dalam industri sebagai bahan pembelajaran.
  • How?
    Rombongan akan melihat teknologi di Huawei, mempelajari perkembangan IT selama kunjungan empat hari di China, kemudian mengunjungi sejumlah industri di Jakarta untuk mengamati penerapan teknologi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jusuf Kalla mengajak para dekan teknik dan pimpinan kampus dari Makassar pergi ke China. Mereka akan belajar teknologi dan melihat perusahaan Huawei selama empat hari. Mereka juga akan melihat beberapa industri di Jakarta. JK ingin mereka tahu cara teknologi dipakai di pabrik supaya Indonesia bisa belajar dan maju.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kunjungan ini mencerminkan upaya pembelajaran yang terarah melalui keterlibatan berbagai perguruan tinggi dan dekan teknik Makassar. Dengan melihat perkembangan IT, Huawei, serta penerapan teknologi di industri China dan Jakarta, para akademisi memperoleh ruang untuk memperkaya wawasan yang relevan bagi penguatan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengajak sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan dekan fakultas teknik dari Makassar berkunjung ke China. Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung perkembangan teknologi dan industri di negara tersebut.

JK mengatakan, kunjungan itu menjadi sarana pembelajaran bagi akademisi Indonesia, juga untuk membandingkan perkembangan teknologi informasi (IT) dan penerapannya di sektor industri.

“Semua dekan-dekan fakultas teknik di Makassar, dengan juga perguruan tinggi, saya undang untuk mengunjungi China, melihat teknologi China sampai sejauh mana,” ujar JK di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (20/9/2026), dikutip dari siaran pers.

1. Rombongan akan kunjungi Huawei

ilustrasi car showroom, Huawei, perusahaan teknologi (unsplash.com/P. L.)

JK mengatakan, salah satu agenda yang dijadwalkan adalah mengunjungi Huawei.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus membandingkannya dengan kemampuan teknologi yang telah dimiliki Indonesia.

“Terusnya di Huawei, agar kita mengetahui perbandingannya, apa yang kita laksanakan dan apa yang negara lain, apa itu kemampuan teknologinya, supaya menjadi bahan pembelajaran kita dalam perbandingan,” kata dia.

2. Fokus pelajari teknologi informasi

ilustrasi pameran teknologi industri China (pexels.com/Peter Xie)

Kunjungan ke China akan berlangsung selama empat hari. JK mengatakan, rombongan akan fokus mempelajari perkembangan teknologi, terutama di bidang teknologi informasi atau IT.

JK menilai, penguasaan teknologi menjadi salah satu bagian penting dalam kemajuan suatu bangsa. Karena itu, pengalaman melihat perkembangan teknologi China secara langsung diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para akademisi.

“Sehingga teknologi itu menjadi bagian daripada kemajuan bangsa ini. Karena itu China sangat maju teknologi, kita lihat kemajuannya, bagaimana mereka mencapai itu, dan bagaimana cara juga kita dapat maju,” ujar JK.

3. Rombongan juga melihat industri di Jakarta

Ilustrasi Cuaca Panas Jakarta. (IDN Times/Sunariyah)

Selain melihat perkembangan teknologi di China, JK mengatakan, rombongan dijadwalkan mengunjungi sejumlah industri di Jakarta.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari penerapan teknologi dalam kegiatan industri.

JK menilai pembelajaran mengenai teknologi tidak hanya dilakukan dengan melihat perkembangannya, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut diterapkan secara langsung.

“Kemudian juga setelah itu melihat beberapa industri di Jakarta sebagai pembelajaran bahwa teknologi juga harus dapat diterapkan di industri, bagaimana penerapan teknologi di industri,” ujar dia.

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan fakultas teknik dari Makassar turut mendampingi JK dalam kunjungan tersebut, yaitu Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Ir. Suharman Hamzah, Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, serta pimpinan dan dekan dari UIN Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Islam Makassar, Universitas Bosowa, Universitas Muhammadiyah Makassar, dan Institut Teknologi dan Bisnis Kalla.

"Pengalaman melihat perkembangan teknologi serta penerapannya dalam industri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi perguruan tinggi untuk ikut mendorong peningkatan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia," ucap JK.

Curated For You

Editorial Team

Related Article