Jakarta, IDN Times – Nasib malang menimpa Adeng (54), seorang buruh harian lepas asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pria paruh baya yang divonis gagal ginjal ini harus menahan sakit luar biasa dengan kondisi kaki yang membengkak dan napas sesak (engap) setelah dua kali melewatkan jadwal cuci darah.
Alasannya bukan karena ia enggan berobat, melainkan karena kartu BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) miliknya tiba-tiba dinonaktifkan tanpa pemberitahuan.
Kejadian bermula pada Selasa (3/2/2026) lalu, saat Adeng sudah berada di Rumah Sakit Thamrin Cileungsi untuk menjalani rutinitas cuci darah yang wajib ia lakukan dua kali seminggu. Namun, sesampainya di sana, ia dikejutkan oleh pemberitahuan perawat.
"Saya kaget. Perawat bilang, 'Pak Adeng, BPJS-nya tidak aktif'. Saya bilang, 'Masa sih? Kan baru kemarin dipakai'," ungkap Adeng kepada IDN Times, Jumat (13/2/2026).
